Saprahan ala Qahwah Cafe & Resto, Suguhkan dengan Sensasi Berbeda

Saprahan akhir-akhir ini cukup booming di Pontianak. Banyak restoran yang menghadirkan makanan dengan memasukan unsur tradisi kayak gini termasuk...

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/LEO PRIMA

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Listya Sekar Siwi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Saprahan akhir-akhir ini cukup booming di Pontianak.

Banyak restoran yang menghadirkan makanan dengan memasukan unsur tradisi kayak gini termasuk Qahwah Cafe & Resto yang berlokasi di Jalan Alianyang Pontianak.

Saprahan dalam adat istiadat melayu berasal dari kata “saprah” yang artinya berhampar, yaitu budaya makan bersama dengan cara duduk lesehan atau bersila di atas lantai secara kelompok.

Qahwah Cafe & Resto
TRIBUNPONTIANAK/LEO PRIMA

Biasanya sajian diletakkan diatas daun pisang dan kemudian disantap bersama-sama.

Baca: Mengintip Tradisi Saprahan Desa Kuala Dua

Nah balik lagi ke saprahannya Qahwah Cafe & Resto, meski telah banyak resto yang menghadirkan makanan saprahan tapi tentu saja tempat ini menyajikan sesuatu yang beda dari biasanya.

Restaurant Consultant dari Atallah Aisyi One Stop Hospitality, Yudha Indra Pramanto menghadirkan nasi liwet bakar untuk saprahan ini.

Qahwah Cafe & Resto
TRIBUNPONTIANAK/LEO PRIMA

Seperti yang kita tahu, saprahan di tempat lain hanya menggunakan nasi putih bersama lauknya.

"Untuk lauknya ada urap, ayam, ikan asin, cencalok, sambal, serta petai bakar. Harganya mulai dari Rp 25 ribu perorang, minimum 2 orang sudah free es teh. Sedangkan yang kita hadirkan ini paket berempat," jelasnya.

Urap disajikan ditengah bersama ayam goreng.

Kemudian ada ikan asin, lalu cencalok yang telah ditumis disajikan di dalam piring kecil di dekat nasi, cukup satu porsi untuk satu orang.

Begitu juga dengan sambalnya.

Untuk nasi liwet bakar, tentu sangat berbeda dengan tempat lainnya hang hanya menggunakan nasi putih biasa. Nasi lebih terasa gurih karena telah ada bumbu di dalam nasi tersebut.

Apalagi ditambah dengan aroma daun pisang hasil pembakaran yang membuat nasi semakin wangi.

Gak hanya menyajikan sajian saprahan, Qahwah juga menghadirkan sajian lain yang bisa kamu icip-icip seperti aneka menu bebek yang menjadi unggulannya, aneka ayam, ikan, udang, mie serta sajian lainnya.

Mau aja atau mau banget? Yuk cusss langsung ke Qahwah Cafe & Resto yang buka setiap harinya jam 09.00 sampai 22.00 wib.

Qahwah Cafe & Resto
TRIBUNPONTIANAK/LEO PRIMA
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved