Paulian: Dua Bulan 15 Kasus DBD di Puskesmas Sungai Durian

Kita bersyukur sekali, seluruh pasien yang masuk di puskesmas dapat tertangani dengan baik.

Penulis: Madrosid | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MADROSID
Sejumlah pengunjung Puskesmas Sungai Durian antre untuk melakukan pemeriksaan di depan ruang Laboratorium Puskesmas Sungai Durian, Jumat (12/5/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA – Kepala Puskesmas Sungai Raya, dr Yudi Paulian mengatakan kasus DBD sebanyak 15 kasus, terjadi selama kurun waktu dua bulan. Pasien terakhir tanggal 2 Mei 2017 dirawat dan dirujuk ke Rumah Sakit Kartika Husada.

“Dari jumlah kasus yang muncul. Kita telah melakukan penanganan koprehensif. Jika ada pasien datang, dengan tanda-tana yang mencurigakan langsung dilakukan pemeriksaan mendalam. Untuk memastikan apakah positif DBD atau tidak,” kata Paulian.

Menurut Paulian, kasus DBD harus mendapat penanganan secapat mungkin. Jangan sampai terlambat, karena akan berakibat fatal bagi pasien jika telat dalam penanganannya.

“Kita bersyukur sekali, seluruh pasien yang masuk di puskesmas dapat tertangani dengan baik. Meski ada diantaranya harus dirujuk di rumah sakit, tapi informasinya sudah pulang ke rumah,” ungkapnya.

Untuk wilayah Puskesmas Sui Durian, menindak lanjuti kasus DBD, pihak Puskesmas Sungai Durian, melakukan penyelidikan epidemiologi, penyelidikan tentang kejadian secara komprehensif.

“Kemudian ditindak lanjuti dengan foging fokus.Untuk pencegahan kita menggalakkan PHBS dan PSN,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved