Berinovasi, Isun Vera Juga Pasarkan Produk Via Online

Dunia memang sekarang sudah berubah. Kalau tidak ikut perubahan, bisa kalah dan tergilas persaingan

Penulis: Ishak | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / ISHAK
Karyawati Isun Vera, Novi, berpose perlihatkan satu dari produk turunan olahan lidah buaya, di gerai Isun Vera, Jalan Budi Utomo, Pontianak Utara, Jumat (12/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ishak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Go Online or Die. Begitulah tajuk pada satu artikel yang ditulis dalam Wiley Online Libray yang ditulis 1996 silam, menggambarkan pentingnya masuki dunia digital dalam jalankan sebuah bisnis.

Agaknya, pandangan ini sejalan dengan yang dilihat oleh Sunani (44). Pendiri merek Isun Vera, yang memfokuskan diri pada pengembangan produk turunan olahan lidah buaya di Pontianak.

"Dunia memang sekarang sudah berubah. Kalau tidak ikut perubahan, bisa kalah dan tergilas persaingan," ujarnya, Jumat (12/05/2017).

Ia menilai, bisnis online, bisa jadi alternatif pilihan menarik dalam jalankan dan besarkan bisnisnya.

Terlebih, lewat pemanfaatan teknologi digital pada online marketing, potensi pasar yang diraih juga lebih besar. Hal inipun dinilainya bakal sanggup berikan imbas positif bagi pertumbuhan bisnisnya.

"Daya jangkau online itu luas. Bahkan ke seluruh dunia, di mana untuk memasuki pasar itu jika lewat cara konvensional akan cukup sulit dan butuh sumberdaya besar," bebernya.

Keuntungal lain yang didapat dari online marketing, ia bisa jalankan usaha lebih efektif dan efesien. Sesuatu yang terlalu menggiurkan untuk dilepas begitu saja.

"Baik waktu, tenaga maupun biaya, jelas lebih efesien. Jadi sayang sekali kalau tidak pakai online marketing ini," sambungnya.

Selain itu, habit masyarakat modern juga terbilang sangat lekat dengan teknologi digital online ini. "Karena sekarang HP biasa saja sudah bisa online, orang juga senang belanja online," paparnya.

Pada Isun Vera, brand yang dikembangkannya sejak 2004 silam ini, dirinya menugaskan anaknya untuk masuki pasar digital tanpa batas ini. "Kebetulan anak saya kuliah di Jurusan komputer, jadi dia yang kelola," ungkapnya.

Langkahnya diungkapkannya ternyata cukup berhasil dan berbuah manis. Online marketinh, disebutnya mampu berkontribusi terhadap  20 persen total penjualan produknya.

"Tapi ada tren peningkatan dari tahun ke tahun. Jadi jelas ini potensi besar," nilainya.

Iapun bahkan sukses melebarkan sayapnya sampai ke negeri nun jauh. Sampai ke luar negeri, banyak negara, meski dalam volume relatif lebih kecil.

"Tapi kita harus belajar dan berusaha agar lebih baik. Termasuk dalam manfaatkan teknologi untuk memajukan usaha," imbuhnya.

Dalam jalankan bisnis online ini, ia mengungkapkan, pihaknya lebih memilih gunakan fasilitas di marketplace semacam Tokopedia dan Belanja.com. sebab, hal ini dinilainya lebih aman untuk transaksi di sektor e-commerce ini.

"Di Tokopedia dan Belanja.com, namanya sama, Isun Vera. Semua produk kami ada di  dua toko online marketplace itu," pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved