Kebakaran di Simpang Tiga

BREAKING NEWS: Kapolsek Sukadana Ikut Memadamkan Api di Desa Simpang Tiga

"Api di duga berasal dari ruko yang berisikan sembako milik saudara Budiman alias Ati yang diduga sementara disebabkan oleh konsleting listrik....

BREAKING NEWS: Kapolsek Sukadana Ikut Memadamkan Api di Desa Simpang Tiga
TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD FAUZI
Kondisi ruko paska kebakaran Kamis (11/5) dini hari. Tampak beberapa warga melihat kondisi bangunan yang terbakar. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA - Berdasarkan informasi yang di dapat dari Kepolisian, Kapolres Kayong Utara melalui Kapolsek Sukadana AKP Eko Budi Darmawan SIK mengatakan bahwa berdasarkan informasi awal yang di himpun pihak Kepolisian kebakaran ini diperkirakan terjadi sekitar Pukul 00.15 WIB.

Adapun jumlah bangunan yang terbakar ini ialah 6 buah ruko dan 1 rumah penduduk.

"Api diduga berasal dari ruko yang berisikan sembako milik saudara Budiman alias Ati yang diduga sementara disebabkan oleh korsleting listrik," tutur Kapolsek Sukadana AKP Eko Budi Darmawan SIK, Kamis (11/5/2017).

Kapoksek yang baru saja menjabat Kapolsek Sukadana ini mengatakan, ada 6 mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan guna memadamkan api ini.

Baca: BREAKING NEWS: Fahrizal Akui Alami Kerugian Hingga Rp 600 Juta Lebih

Baca: BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Sukadana, Enam Ruko Hangus Terbakar

"Api dapat dipadamkan sekitar Pukul 04.00 WIB dengan melibatkan 6 unit Pemadam kebakaran, antara lain 1 unit dari Sukadana, 4 unit dari ketapang dan 1 unit dari simpang hilir," jelasnya.

Dilanjutkannya, ia yang mendapatkan informasi dari anggota Bhabinkamtibmas di Desa setempat langsung menuju lokasi kebakaran dan bersama-sama petugas pemadam kebakaran dibantu masyarakat bersama-sama memadamkan api.

"Mendapat informasi di lapangan saya langsung ke TKP, kita bersama-sama petugas dan masyarakat memadamkan api," tuturnya.

Akibat musibah kebakaran ini dikatakan Kapolsek Sukadana, tidak ada korban jiwa, namun untuk total kerugian belum bisa di perkirakan.

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved