Pedagang Pasar Minim Informasi KUR

Hal ini ternyata menggambarkan fakta dilapangan. Beberapa pedagang yang di tanyai Jeno mengaku selain ribet mengajukan pinjaman di bank.

Pedagang Pasar Minim Informasi KUR
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Hendri (abu-abu) bersama jajaran Bank Mandiri dan Michael Jeno 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPR RI Komisi XI dari PDIP Dapil Kalbar, Michael Jeno mengatakan distribusi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM harus tepat sasaran. Hal ini kata Jeno penting lantaran untuk memperkenalkan produk dari jasa keuangan kepada masyarakat.

Hal ini ternyata menggambarkan fakta dilapangan. Beberapa pedagang yang di tanyai Jeno mengaku selain ribet mengajukan pinjaman di bank.

Mereka juga cenderung tidak mengetahui adanya Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai program yang diluncurkan pemerintah untuk membantu pelaku UMKM di Kalbar.

Salah satu pedagang Pasar Mawar, Hendri mengaku tidak mengetahui adanya program pinjaman dengan bunga ringan ini.

Baca: Michael Jeno: KUR Harus Tepat Sasaran

Dia justru mengetuhuinya dari petugas bank yang mensosialisasikan secara langsung ke warung sembakonya. Padahal KUR yang diterima Hendri mencapai Rp200 juta yang artinya dia termasuk pedagang besar.

Ia yang bahkan bisa memperluas jaringan usahanya mengaku informasi masih minim. "Tidak tau ada program KUR dan mengetahuinya dari petugas Bank Mandiri yang dagang. Biasanya sehari-hari sibuk karena faktor kesibukan jadi tak sempat cari informasi media massa, sibuk dagang," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved