Perusahaan Media Dituntut Perhatikan Kesejahteraan Jurnalis

Ancaman kekebasan pers ini, tidak hanya berasal dari luar. Ancaman, kadangkala muncul dari perusahaan media, tempat Jurnalis bekerja.

Perusahaan Media Dituntut Perhatikan Kesejahteraan Jurnalis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/LEO PRIMA
Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), bersama pers mahasiswa dan elemen jurnalist lainnya, menggelar peringatan hari kemerdekaan pers sedunia, di Bundaran Tugu Degulis Untan, Pontianak, Rabu (3/5/2017). Mereka menuntut hak kebebasan menyampaikan pendapat dan kelayakan upah jurnalis. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak, juga mendorong peningkatan kesejahteraan Jurnalis, yang menjadi tanggung jawab perusahaan atau pemilik media.

"Ancaman kekebasan pers ini, tidak hanya berasal dari luar. Ancaman, kadangkala muncul dari perusahaan media, tempat Jurnalis bekerja. Sebagian Jurnalis masih diberikan gaji atau upah dibawah UMR Kabupaten,Kota,Provinsi," ujar Boyke Sinurat selaku Korlap Aksi Damai Hari Kebebasan Pers, Rabu (3/5/2017).

Dikatakanya masih rendahnya tingkat kesejahteraan para Jurnalis tersebut tentu, berdampak pada berbagai aspek. Termasuk dalam hal ketaatan terhadap kode etik jurnalist.

"Perusahaan jangan sampai abai, terhadap hak-hak menyangkut kesejahteraan Jurnalis," ujarnya.

Baca: AJI Pontianak Nilai Kepentingan Politik dan Bisinis Picu Kekerasan Terhadap Jurnalis

Namun AJI Pontianak lanjutnya sependapat bahwa penghasilan yang rendah, bukan berarti jurnalis harus melanggar kode etik Jurnalist.

"AJI Pontianak, tetap mengajak Jurnalis tetap berhati-hati. Artinya dalam kegiatan meliput kode etik harus tetap dijalankan,"Pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved