Upah Tak Sesuai UMK Berdampak Pada Kesejahteraan Buruh

Masih banyak persoalan yang dihadapi buruh, seiring dengan bertepatanya hari buru besok, Senin 1 Mei 2017.

Laporan Wartawan Tribun Pontianaj, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kalimantan Barat, Suherman mengatakan masih banyak persoalan yang dihadapi buruh, seiring dengan bertepatanya hari buru besok, Senin 1 Mei 2017.

Persoalan itu seperti masih ada buruh yang belum menerima upah sesuai UMK. Padahal pemerintah sudah menetapkan standar upah masing-masing kabupaten/kota. Standar penetapan itu juga berdasarkan UMP.

"Hal itu berdampak pada kehidupan buruh. Akibatnya kesejahteraan buruh pun terabaikan," katanya, Minggu (30/4/2017).

Persoalan lainya ialah masih banyak buruh dan keluarganya yang tidak mendapat jaminan sosial sebagai peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Padahal, lanjut dia, sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk mengikutsertakan karyawannya sebagai peserta jaminan sosial.

Baca: Ini Tuntutan AJI Pontianak Pada Peringatan Hari Buruh 1 Mei 2017

Dalam rapat bersama sekaligus ekspose kinerja Ombudsman RI Perwakilan Kalbar dengan Kejaksaan, BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi diungkapkan masih adanya kelu‎han buruh yang hak-haknya belum dibayarkan perusahaan.

Ombudsman juga menilai sanksi yang diberikan pemerintah terhadap perusahaan nakal sudah cukup keras.

Suherman berharap pemerintah bisa lebih tegas dalam menindak perusahaan yang melanggar UU Ketenagakerjaan.

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved