Program Besar Hikmahbudhi Adalah Kaderisasi Umat Budha

Jadi program besar kita yakni kaderisasi umat-umat budha mulai dari anak-anak tingkat SD.

Penulis: nicko ardinata | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NICKO ARDINATA
Foto bersama Ketua Hikmahbudhi PC Pontianak, Lucyana Yuli (kanan) dan Walikota Pontianak, Sutarmidji (tengah) 2017-2019. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nicko Ardinata

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Usai Pelantikan, Ketua Pengurus Cabang Pontianak Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia 2017-2019, Lucyana Yulia mengatakan program besar dari kepengurusan ini adalah kaderisasi umat-umat budha, Sabtu (29/4/2017).

"Yang kita tahu anak-anak Buddhis ini agak jarang Organisasinya, jadi program besar kita yakni kaderisasi umat-umat budha mulai dari anak-anak tingkat SD," ujarnya.

"Alasannya mulai dari kecil atau dini karena kita sangat ketinggalan dari yang lainnya. Seperti dari katholik atau islam, kan didikannya sudah dari kecil, nah kalau kita budha sangat jarang dipelajari dari tingkat SD," jelasnya.

Lucyana juga mengatakan terkait interaksi digital ini sudah menanamkan antisipasi  dan memilah-milah.

Baca: Kehadiran Hikmahbudhi Untuk Minimalisir Berita Hoax dan Sara

"Kepengurusan kami ini kan memiliki bidang humas dan media, dari situ lah bagaimana caranya kita mendukung berita-berita yang positif," ujarnya.

"Jadi kami akan lebih mendukung berita-berita positif tersebut dan menekan berita-berita hoax yang terkandung unsur sara. Untuk upaya dari kita bisa untuk menekan berita-berita hoax tersebut. Akan tetapi lebih baik lagi jika kita dengan organisasi lainnya bersama-sama menekannya," jelasnya.

Ia menuturkan rencana kedepannya jika ada gerakan-gerakan anti hoax akan ikut bersuara di dalamnya.

"Untuk kedepannya dari kita bisa saja mengadakan kegiatan-kegiatan positif seperti kegiatan anti hoax. Namun, jika ada gerakan-gerakan anti hoax, kita akan ikut bersuara di dalamnya," ujarnya.

"Karena kita tidak ingin NKRI ini terpecahkan,  yang disebabkan dari berita-berita hoax yang mengandung sara. Harapan kita kedepannya untuk masyarakat agar lebih teliti dan untuk pemerintah agar dapat menjadi rekan dalam penekanan berita hoax terutama yang mengandung unsur sara," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved