RSUD Ketapang Siap Terima Kritik dan Saran Masyarakat

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Agoesdjam Ketapang, Rusdi mengapresiasi kedatangan Ombudsman tersebut.

RSUD Ketapang Siap Terima Kritik dan Saran Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK/SUBANDI
Asisten Muda Ombudsman Kalbar, Irma Syarifah menyerahkan brosur mengenai Ombudsman Kalbar sebagai tempat pengaduan masyarakat kepada Direktur RSUD Agoesdjam Ketapang, Rusdi belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Terkait kedatangaan Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat (Kalbar) ke tempatnya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Agoesdjam Ketapang, Rusdi mengapresiasi kedatangan Ombudsman tersebut.

Ia juga mengaku telah menerima dan memasang stiker Ombudsman di tempatnya.

Terhadap penempelan stiker itu ditegaskannya jika ada masyarakat ingin melakukan pengaduan dipersilakannya.

Baca: Ini Obrolan Gaston Saat Jenguk Mantan Istrinya Julia Perez

Pihaknya siap menerima kritikan dan saran dari masyarakat.

“Kita juga sudah ada kotak saran dan nomor untuk sms (pesan melalui handpone-red). Jadi kalau ada apa-apa kita juga langsung telusuri dan klarifikasi benar atau tidaknya,” katanya kepada awak media di Ketapang, Senin (24/4/2017).

Namun ia menjelaskan kadang masyarakat memang kurang mengerti terhadap pelayanan di RSUD Agoesdjam Ketapang. Misalnya ada yang tak bayar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tapi tetap mau dilayani menggunakan BPJS.

“Ada yang berpikir cukup bayar sekali untuk seumur hidup. Kemudian kadang ada pasien sakit tak parah datang mendadak tapi tak bawa surat rujukan. Padahal kan ada aturan mainnya dari BPJS bukan kita yang bikin aturannya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan terhadap pelayanan tentu tak bisa menyenangkan semua pihak. Sehingga ketika ada yang tak mengerti tentang pelayanan BPJS kemudian tidak dilayani.

Menurutnya tentu hal tersebut tak menyenangkan yang bersangkutan.

 “Ada juga kadang hanya bawa BPJS tapi tidak bawa KTP (Kartu Tanda Pendudk-red) dan KK (Kartu Keluarga-red). Sehingga tentu kita kan tak tahu BPJS nya punya dia atau bukan. Kalau sudah diklarifitasi dan benar tentukan beres,” ucapnya.

Penulis: Subandi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved