Komisi C DPRD Sintang Siap Dukung Program Indonesia Bebas dari BAB Sembarangan
Tentu saja, kami harus sambut senang dan gembira program Pemerintah Pusat ini....
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang Tuah Mangasih tegaskan DPRD tentu mendukung program Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Nila Djuwita Faried Moelok yakni Indonesia bebas dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS) pada tahun 2019 mendatang.
“Tentu saja, kami harus sambut senang dan gembira program Pemerintah Pusat ini. Sebab, tujuannya agar pola hidup sehat bisa terlaksana dengan baik. Program memang sangat bagus diterapkan di Kabupaten Sintang, bahkan seluruh Indonesia,” ungkapnya kepada Tribun Pontianak, Minggu (23/4/2017) siang.
Terlebih Komisi C memang membidangi kesehatan. Sebagai bentuk dukungan, Komisi C bisa saja setujui semua anggaran yang diajukan oleh Pemerintah melalui Dinas Kesehatan terkait program ini.
Baca: 57.30 Persen KK Belum Punya Jamban Sehat di Sintang
“Selain anggaran, dukungan lain juga bisa melalui sosialisasi ke konstituen DPRD. Lalu ke masyarakat luas ketika kami reses di daerah pemilihan (dapil) masing-masing,” jelasnya.
Sosialisasi diharapkan beri pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya membuat jamban dan tidak BAB sembarangan. Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) harus terus ditingkatkan. Dengan demikian masyarakat akan setingkat lebih maju peradabannya.
“Saya imbau masyarakat turut serta mendukung sepenuhnya program ini. Karena sangat berdampak positif bagi masyarakat luas,” ajaknya.
Pembangunan jamban sehat sebagai tempat penampungan kotoran agar air sungai dan sumber air lainnya selalu terjaga kebersihan dan tidak tercemar, terutama oleh limbah jamban.
“Manusia harus memikirkan hal ini. Apabila kebiasaan BAB sembarangan tidak diubah bisa menjadi sumber penyakit,” tandasnya.