Warga Kapuas Hulu Tenggelam

SAR Pontianak Terjunkan Tim Cari KorbanTenggelam di Kapuas Hulu

Tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban longboat yang tenggelam di Nanga Ngeri, Kabupaten Kapuas Hulu.

Penulis: Zulkifli | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Tim gabungan saat melakukan upaya pencarian korban longboat tenggelam di Nanga SIlat Kabupaten Kapuas Hulu Sabtu (22/4/2017). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kantor SAR Pontianak turut menerjunkan tim rescue ke lokasi tenggelamnya longboat di Nanga Ngeri, Silat Kabupaten Kapuas Hulu Minggu (22/4/2017).

Humas Kantor SAR Pontianak mengatakan dengan demikian, ada dua tim SAR yang diturunkan di antaranya berasal dari pos siaga SAR Sintang dan dari Kantor SAR di Pontianak. Mereka melakukan upacara rescue bersama tim gabungan.

"Tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban longboat yang tenggelam di Nanga Ngeri, Kabupaten Kapuas Hulu,"ujar Humas Kantor SAR Pontianak Untung Supriadi dalam rilistnya.

Tim gabungan melakukan pencarian dengan radius kurang lebih 3 Kilometer ke arah hilir dengan menggunakan 2 unit rubber boat dan 6 longboat, milik masyarakat.

Adapun unsur-unsur yang terlibat antara lain BPBD Sintang, Polsek Silat Hulu, Perangkat Desa Nanga Ngeri, Nanga Lungu dan Nanga Dankan.

Baca: Rombongan Anak TK Kapuas Hulu Tenggelam, Satu Anak Ditemukan Meninggal Dunia

"Namun pukul 17.40 WIB operasi SAR dihentikan sementara dengan hasil nihil. Sementara arus kencang turut menjadi kendala,"Ujar Humas Kantor SAR Pontianak Untung Supriadi.

Dikatakanya operasi SAR dengan penyisiran akan dilanjutkan, jika kondisi memungkinkan, operasi SAR hari kedua akan dilaksanakan pada pukul 06.00 WIB.

Diberitakan sebelumnya dalam insiden tersebut longboat ditumpangi oleh rombongan guru, orang tua dan anak TK berangkat dari Nanga Lungu ke Nanga Dangkan dalan rangka Porseni tingkat TK menggunakan longboat 12 meter mesin 15 PK.

Namun nahas saat Tiba di Nanga Ngeri longboat mengalami trouble engine, sehingga longboat hanyut dan menabrak kayu di daerah beting. Dan diberitakan saat ini lima korban dinyatakan masih hilang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved