Expo Pekan Budaya 2017 Ajang Memperkenalkan Budaya Madura

Ketua IKBM Kalbar, Sukiryanto mengatakan IKBM Expo Pekan Budaya 2017 merupakan kegiatan untuk memperkenalkan budaya madura.

Expo Pekan Budaya 2017 Ajang Memperkenalkan Budaya Madura
TRIBUNPONTIANAK/Nicko Ardinata
Wakil Walikota Pontianak, Edi Rusdy Kamtono bersama Kepala Kesbangpol Kalbar, Hatta, Bupati Kubu Raya, Rusman Ali, Ketua Umum IKBM Kalbar, Sukiryanto dan Ketua Panitia Penyelenggara, Nagian dalam peresmian pembukaan IKBM Expo Pekan Budaya 2017, Senin (17/4/2017) malam. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Expo Pekan Budaya 2017 yang digelar Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) di Pontianak Convention Centre (PCC) Pontianak akan berlangsung hingga Kamis (20/4/2017). Beberapa rangkaian yang digelar selama kegiatan adalah Seminar Peluang Usaha yang digelar pada Rabu (19/4/2017).

Seminar Peluang Usaha menghadirkan nara sumber dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kalbar dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar.

Ketua IKBM Kalbar, Sukiryanto mengatakan IKBM Expo Pekan Budaya 2017 merupakan kegiatan untuk memperkenalkan budaya madura kepada masyarakat.

"Ini ajang memperkenalkan baik dari batik, kesenian hingga kulinernya. Melalui ini kita juga ingin mensosialisasi budaya yang positif," ujar Sukiryanto pada Rabu (19/4/2017).

Baca: Penampilan Kachong Cebbing Hibur Pengunjung IKBM Expo Pekan Budaya 2017

Selain perkenalan budaya, even yang digelar kata Sukir sekaligus memperingati hari lahir di IKBM Kalbar yang ke-22 tahun. Selaku Ketua IKBM, Sukir mengaku merasa khawatir dengan pergeseran nilai budaya. Tak jarang kata Sukir generasi muda keturunan Madura asli tidak mengenali makanan khas Madura apalagi mempraktekkan bahasa Madura.

Aneka makanan khas Madura pun bisa dinikmati pada IKBM Expo Pekan Budaya 2017, seperti nasi ubi. Pengunjung juga bisa menyaksikan kesenian seperti pencak silat. Sukir juga menggugah masyarakat melalui seminar Peluang Usaha. "Melalui ini kita sampaikan terutama properti masih sangat berpeluang khususnya rumah subsudi untuk MBR," ujarnya yang juga merupakan Ketua REI Kalbar.

Rangkaian acara lain kata Sukir, pada Rabu malam adalah Pemilihan Duta KB Lanceng Praben ke-4 Tahun 2017. Perwakilan Kepala Perwakilan BKKBN Kalbar Aulia Arfiansyah Arief mengatakan dari 46 orang yang terdiri dari 14 Kabupaten yang ada di Kalbar.

Aulia mengatakan calon Duta KB Lanceng Praben ke-4 Tahun 2017 yang menjadi peserta Duta KB Lanceng Praben, seluruhnya adalah generasi bangsa yang menjadi harapan negeri dimasa yang akan datang.

Ia juga mengatakan sebagai generasi muda harus memahami bagaimana menciptakan kehidupan yang berkualitas. Pihaknya yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah, mengaku bertanggung jawab untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat luas dalam memberikan pengertian akan kehidupan yang berkualitas.

"Kita mengingatkan peserta Duta KB Lanceng Praben untuk tidak menikah muda, menjauhi narkoba dan tidak melakukan seks bebas.
Lewat pemilihan Duta KB Lanceng Praben ini maka diharapkan program yang ada dapat dipahami dan disebarluaskan serta diimplementasikan kedalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

Pada Rabu malam pilukul 19.00 hingga 23.00 akan dilakukan Sandur Madura "Putra family" dan penobatan tokoh Madura. Sedangkan pada hari Kamis (20/4/2017) acara dilanjutkan dengan demonstrasi catwalk peserta lanceng praben, dialog kebudayaan, final lanceng praben, puisi Zawawi Imron dan ditutup dengan pengumuman lomba dan pembagian hadiah.

Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved