Tingkatkan Kualitas Kesehatan, Andy Jap Ajak Masyarakat Lebih Proaktif
Permasalahan kesehatan yang timbul saat ini merupakan akibat dari perilaku hidup tidak sehat.
Penulis: Zulfikri | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Indonesia tengah menghadapi tantangan besar yakni masalah kesehatan Triple Burden.
Karena, masih adanya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular (PTM) dan penyakit-penyakit yang seharusnya teratasi muncul kembali.
Permasalahan kesehatan yang timbul saat ini merupakan akibat dari perilaku hidup tidak sehat.
Hal tersebut sebenarnya dapat dicegah bila fokus upaya kesehatan diutamakan pada upaya preventif dan promotif dalam menumbuh kembangkan kemandirian keluarga dan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Karenanya, pemerintah pusat melalui Kementrian Kesehatan RI secara khusus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) guna mewujudkan Indonesia Sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Andy Jap mengatakan bahwa sebenarnya program intensifikasi ini bukanlah program baru.
"Strategi ini harus kita mulai di rumah dimana peran proaktif keluarga mesti ditingkatkan. Supaya masyarakat memulai hidup sehat makan makanan dengan gizi seimbang, gerakan secara rutin cek kesehatan, tinggal kita yang bergerak, mulai tumbuh pemahaman seperti itu," ujarnya, Selasa (18/4/2017).
Selain itu, tindakan pro aktiv pemerintah juga diperlukan dalam hal ini puskesmas jemput bola di masyarakat. Dengan memberikan secara langsung pelayanan kesehatan di masyarakat.
"Artinya komitmen kita juga harus pro aktif daerah punya cara lain, misalnya layanan jemput bola puskesmas ke lapangan dengan memberikan pelayanan kesehatan, supaya bisa dipetakan mana daerah rawan kesehatan di masyarakat," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-provinsi-kalbar-andy-jap_20170418_172221.jpg)