Kemenkumham Ajukan Lapas Khusus Narkotika di Air Hitam

Tahun ini baru rencana akan di bangun Lapas khusus wanita yang nanti akan di bangun di Sungai Kakap, Kubu Raya

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kanwil Kemenkumham Kalbar, Edi Kurniadi menuturkan, saat ini narapidana atau warga binaan kasus Narkotika sekitar 1.550 orang yang tersebar di 12 UPT, Rutan dan Lapas jajaran Kanwil Kemenkumham Kalbar.

Untuk mengatasi itu, pihaknya sudah mengajukan anggaran untuk membangun Lapas khusus Narkotika ke Pemerintah Pusat‎.

"Lahan sudah ada di Air Hitam Kabupaten Mempawah, dengan luas lahan 17 hektare dan rencana kapasitas Lapas khusus narkotika tersebut bisa menampung sekitar 2000-1500 warga binaan," katanya.

Ia pun menuturkan hal ini baru pengajuan, belum ada persetujuan dari pemerintah pusat, namun hal tersebut bisa terwujud jika ada dukungan dari stake holder lain, seperti pemerintah daerah serta instansi dan lembaga terkait lainnya.

"Tahun ini baru rencana akan di bangun Lapas khusus wanita yang nanti akan di bangun di Sungai Kakap, Kubu Raya,‎" tambanya.

"Kita di sini cukup memiliki keterbatasan, saat ini yang  bisa dilakukan hanya memanfaatkan sumber-sumber yang ada. Karena semua terkait dengan DIPA, rumah pendamping dan Rumah Singgah Bapas belum ada," tambahnya.

Pemanfaatan sumber yang ada yakni membangun Pos Yankum di UPT - UPT jajaran Kanwil Kementerian Hukum dan Ham, dalam waktu dekat akan di bentuk di Lapas Ketapang dan Rutan Mempawah.

"Rumah Pendamping dan Rumah Singgah Bapas itu sebenarnya penting keberadaan, karena untuk memberikan pendampingan kepada warga binaan yang akan menjelang masa selesainya menjalani proses hukumnya, tapi karena keterbatasan DIPA yang di miliki, kita hanya bisa memanfaatkan sumber yang ada,"pungkasnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved