Pemkab Wajibkan Pemotongan Unggas di Rumah Potong

Rumah potong unggas itu sudah beroperasi. Fasilitas listrik dan air sudah ada, termasuk fasilitas pelengkap lainnya

Pemkab Wajibkan Pemotongan Unggas di Rumah Potong
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala Bidang Distanakan Kabupaten Sintang Wiryono 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Pemkab Sintang melarang para pedagang lakukan pemotongan unggas di pasar. Pemotongan unggas akan dialihkan dan wajib dilakukan di rumah potong unggas Desa Mengkurai.

Pemkab Sintang juga akan membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait rumah potong unggas sebagai ketetapan hukum. Jika ada Perda, para pedagang yang tidak mau dakan ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP).

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang Wiryono menerangkan rumah potong unggas telah dibangun pada lahan seluas 3/4 hektare.

Sejumlah fasilitas sudah dibangun diantaranya tempat penampungan, pemotongan dan pembuangan limbah. Kapasitas mesin diperkirakan bisa tampung 5 ribu ekor ayam. Sementara waktu, operasional rumah potong layani konsumen pada pagi hari. 

“Rumah potong unggas itu sudah beroperasi. Fasilitas listrik dan air sudah ada, termasuk fasilitas pelengkap lainnya. Sebelum puasa lah, rumah potong diresmikan,” ungkapnya saat diwawancarai Tribun Pontianak, Minggu (16/4/2017).

Wiryono menambahkan pengalihan pemotongan ayam dari pasar ke rumah potong unggas guna jamin perlindungan konsumen. Lokasi khusus pemotongan juga guna jaga higienitas, kualitas daging ayam dan kehalalan sesuai prosedur. Nantinya, pasar hanya menjual daging ayam yang sudah bersih.

“Kami sudah sosialisasi tentang rumah potong unggas ini. Tapi ya begitulah, masih ada pedagang menolak. Baru lima pedagang setuju dari total 10 pemotong,” katanya.

Kelima pedagang yang telah siap akan diberi pelatihan agar cakap memanfaatkan alat dan paham mekanisme rumah potong unggas. 

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved