Dilantik jadi Komisioner KPU RI, Viryan Aziz Bawa Orangtua ke Istana Negara

Saya menyadari ini berkat doa dan dukungan masyarakat Kalbar, saya akan berupaya seoptimal mungkin dalam bekerja

Dilantik jadi Komisioner KPU RI, Viryan Aziz Bawa Orangtua ke Istana Negara
Tribun Pontianak
Viryan Azis

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisioner KPU RI asal Kalbar, Viryan Aziz usai dilantik langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo mengaku bangga, karena bisa membawa orang tuanya masuk ke dalam Istana Negara RI. 

Usai dilantik, Viryan Aziz berkomitmen untuk bekerja sebaik yang dapat  dilakukan untuk mendorong pemilu semakin berkualitas dengan penyelenggara pemilu berintegritas.

"Ini perjuangan untuk mewujudkan visi dan misi serta program terukur yang sudah saya sampaikan saat Fit and Propertest," katanya, Selasa (11/4/2017).

Viryan mengaku masih tidak percaya dilantik menjadi Komisioner KPU RI di Istana negara oleh Presiden Joko  Widodo, namun demikian Viryan juga bersyukur pelantikan tersebut dapat berjalan dengan lancar.

"Saya menyadari ini berkat doa dan dukungan masyarakat Kalbar, saya akan berupaya seoptimal mungkin dalam bekerja. Saya bawa orangtua dan keluarga, saya bersyukur bisa membawa Ibu saya masuk ke Istana Negara, bisa membahagiakan Ibu saya," tuturnya.

Baca: Ketua KPU Sanggau:Viryan Sosok yang Cerdas

Menurutnya, setelah terpilih dan dilantik, ada lima aspek penting yang akan Ia perkuat, pertama adalah Integritas, kedua daftar pemilih, ketiga manajemen, lalu teknologi Informasi dan terakhir adalag teknis penyelenggara. "Pesan kunci keluarga saya, Jangan terjebak untuk korupsi," tegasnya.

Viryan Aziz mengatakan, kemandirian adalah prinsip baik secara konstitusional maupun secara etik, secara konstitusional, kemandirian menjadi platform KPU yang diatur pada pasal 22E, UUD 1945, dan secara etik tercermin dari perilaku penyelenggara pemilu yang mandiri.

Untuk pemilihan Ketua KPU RI sendiri, menurutnya akan di pilih pada hari Rabu (12/04/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Saya tidak masalah siapapun ketuanya dan memahami bahwa pemilihan ketua sebagi bagian dari konsolidasi, apapun posisi saya tidak jadi soal selama sesuai dengan kompetensi dan kemampuan saya," katanya.

Komisioner KPU RI ini juga mohon doa agar selalu amanah dan dapat mengharumkan nama Kalbar dengan kinerja 5 tahun kedepan. "Ayo anak muda Kalbar maju ke Jakarta membangun Indonesia dengan kerja nyata," pungkasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved