IHSG Ditutup Turun 9,19 Poin

Data penjualan eceran yang mencerminkan daya beli masyarakat ritel dalam negeri jauh dibawah ekspektasi turun dilevel 3,7% dari 6,3% yang merupakan...

IHSG Ditutup Turun 9,19 Poin
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri.

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 9,19 poin sebesar -0,16% dilevel 5644 dengan volume perdagangan yang moderate.

Branch Manager PT Reliance Securitas, Riza Juliandri mengatakan indeks sektor pertanian menjadi penekan dengan melemah 1,72% disusul indeks sektor property yang turun 1,18% pada perdagangan hari ini.

Baca: Raisa Beli Saham Tiga Perusahaan, tapi Untungnya Masih Tak Seberapa

Data penjualan eceran yang mencerminkan daya beli masyarakat ritel dalam negeri jauh dibawah ekspektasi turun dilevel 3,7% dari 6,3% yang merupakan level terendah sejak tahun 2015 dengan ekspektasi naik naik 6,5% menjadi salah satu alasan investor melakukan aksi jual diawal pekan.

Investor domestik melakukan aksi jual pada perdagangan hari ini sedangkan Investor asing masih tercatat net buy cukup tinggi sebesar Rp 896.65 miliar.

Bursa Asia ditutup bervariasi dimana Sebagian besar indeks Asia tertekan kecuali Indeks saham di Jepang.

Aksi jual investo di Korea Selatan memimpin pelemahan dimana won memimpin kerugian di antara mata uang utama atas spekulasi AS yang dapat mengambil sikap lebih agresif terhadap Rusia menjadi kekhawatiran geopolitik di Asia Utara. Sedangkan Indeks saham Jepang berhasil bertahan pada zona positif seiring pelemahan Yen.

Bursa Eropa dibuka mayoritas tertekan mengikuti bursa Asia dan saham global yang cenderung mixed karena investor lagi-lagi menimbang risiko keamanan konflik geopolitik dan obligasi prancis yang jatuh menjelang pemilu. Obligasi Perancis jatuh, pelebaran spread yield atas Jerman ke level tertinggi sejak Februari.

Sentimen selanjutnya sedikit yang dapat diperhatikan diantaranya Indeks harga produksi di Inggris, Survey sentimen ekonomi di Eropa dan Manchinery Orders di Jepang.

Data sentimen tersebut rilis diperkirakan cukup baik dan diharapkan mampu menahan aksi jual investor ditengah pekan.

IHSG kembali menguji support kuat sejak awal Maret 2017 yakni Moving Average 7days yang sekarang berada dilevel 5640 secara teknikal. Formasi bearish butterfly harmonic pattern menghantui pergerakan IHSG secara medium dimana support MA7 dan MA25 sebagai konfirmasinya.

"Indikator Stochastic dan RSI pun cenderung memberikan signal distribusi melihat kondisi IHSG yang telah jenuh beli. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed tertekan dengan range pergerakan 5610-5680. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ASII, CTRA, MPPA, TINS, WIKA," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved