Kunci Jawaban Dijual

BREAKING NEWS: Kecil Kemungkinan Oknum Bisa Mendapatkan Kunci Jawaban UN

Ia mencontohkan seperti nomor dan soal UN untuk SMA itu secara acak. Bahkan satu ruangan soal ujian kepada peserta UN menurutnya berbeda-beda.

Tayang:
Penulis: Subandi | Editor: Mirna Tribun

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Terkait ada oknum ditangkap diduga menjual kunci jawaban ujian nasional (UN) di Ketapang.

Menurut Sekretaris Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ketapang, Rahmat Kartolo kecil kemungkinan kunci jawaban itu benar.

“Lantaran UN yang dilakukan Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten sekarang soal begitu rumit. Maka kecil kemungkinan oknum tertentu bisa menerobos mendapatkan kunci jawaban,” katanya kepada wartawan di Ketapang, Senin (10/4/2017).

Baca: BREAKING NEWS: Polisi Polsek Simpang Hilir Amankan Penjual Kunci Jawaban UN

Ia mencontohkan seperti nomor dan soal UN untuk SMA itu secara acak. Bahkan satu ruangan soal ujian kepada peserta UN menurutnya berbeda-beda. Sehingga sangat sulit untuk mendapatkan soal atau kunci jawabannya.

“Jadi kemungkinan ada oknum memanfaatkan situasi demi mendapatkan keuntungan. Seolah-olah ia bisa membobol dan mendapatkan kunci jawabannya. Tapi ternyata yang dijual bukan soal atau kunci jawaban yang akan diujikan untuk peserta UN,” ungkapnya.

Ia menegaskan pada prinsipnya PGRI Ketapang turut prihatin akan hal itu.

“Mudah-mudahan ini bukan soal atau kunci jawaban sebenarnya yang dibocorkan. Jadi yang dijual oknum itu tidak sebagaimana mestinya yang memang akan diujikan sekarang ini,” harapnya.

Menurutnya pengawasan UN sekarang oleh Pemerintah Daerah, Provinsi maupun Pusat juga sudah cukup baik.

Sebab itu ia berharap peserta UN dan orangtua jangan terpancing terhadap okunum manapun yang melakukan pelanggaran hukum tersebut.

“Meskipun ada oknum yang mengaku menjual soal atau kunci jawaban asli. Kalau yang dijual itu tidak benar pasti akan merugikan anak itu sendiri dan orangtuanya. Kita berharap prestasi hasil UN di Ketapang dan penyelenggaraaan lebih baik serta secara jujur,” tuturnya.

Ia menambahkan pihaknya juga ikut mengawal penyelenggaraan UN tingkat sekolah menegah pertama (SMP) dan sekolah menegah atas (SMA) sederajat di Ketapang.

Terhadap indikasi penjualan soal atau kunci jawaban UN diserahkan pihaknya kepada pihak berwajib.

“Terhadap indikasi ada oknum tertangkap menjual soal atau kunci jawaban UN di Ketapang. Kalau memang ada hal itu kita serahkan kepada aparat untuk proses hukumnya,” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved