Pasar Kenanga Anggrek Pontianak Timur Berstandar SNI

"Pembangunan pasar ini menggunakan dua tahun anggaran dan menghabiskan Rp 8,3 miliar," jelasnya, Sabtu (8/4/2017).

Pasar Kenanga Anggrek Pontianak Timur Berstandar SNI
TRIBUNPONTIANAK/SYAHRONI
Saat rombongan Wali Kota Pontianak meninjau para pedagang Pasar Anggrek Kenanga. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pasar Rakyat Kenanga Anggrek Pontianak Timur menelan anggaran Rp 8,3 miliar dalam pembangunannya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Fuadi Yusla, menjelaskan bahwa pembangunan pasar tersebut menggunakan dua tahun anggaran yaitu 2015 dan 2016.

Baca: Pasar Kenanga Anggrek Diresmikan, Sutarmidji Harap Membawa Kemajuan Bagi Pontianak Timur

"Pembangunan pasar ini menggunakan dua tahun anggaran dan menghabiskan Rp 8,3 miliar," jelasnya, Sabtu (8/4/2017).

Pasar Kenanga Anggrek tersebut mempunyai 100 meja los dan 72 kios.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, Haryadi S Triwibowo, menambahkan bahwa pasar tersebut memang untuk memindahkan PKL yang ada di Pasar Kenanga Keraton.

Selama ini yang menjadikan pasar keraton kumuh. Dengan dipindahkannya para PKL ini tidak ada lagi PKL yang ada. Kemudian PKL yang ada di Jalan Sultan Hamid II.

"Ini menggunakan uang sewa pemanfaatan saja dalam satu tahun, meja Rp 1 juta dan kios Rp 2 jutaan," jelasnya.

Selain itu dikatakan juga bahwa pasar tersebut akan mengganut SNI, dimana nanti akan dikelompokan berdasarkan jenis barang dagangan. Sehingga tidak bercampur dan antar barang satu dengan barang lainnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved