Pulang Pergi Naik Ojek ke SDN 4 Sungkung Bisa Sampai Rp 2 Juta
Dari Entikong nanti menggunakan sepeda motor selama sekitar 4 jam, dan kemudian berjalan kaki sekitar 1-2 jam, biaya naik ojek yakni Pulang pergi....
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bengkayang DR Yan menanggapi bantuan Presiden untuk pelajar SDN 04 Sungkung Kecamatan Siding Kabupaten Bengkayang, hal tersebut keadaannya memang seperti diberitakan melalui media sosial sudah lumrah untuk di Bengkayang.
"Ini lumrah, bukan hanya di Desa Sungkung atau di Kecamatan Siding saja, di kota juga masih ada seperti ini, masih sekitar 20 persen,"kata Kadis Dikbud pada Jumat (7/4/2017) malam melalui telepon.
Baca: Inilah Perlengkapan Sekolah dari Presiden Jokowi Untuk Siswa SDN di Siding
Ia juga menuturkan ini bukan salah Pemerintah, tapi salah orangtua, anak-anak itu merupakan juga tanggungjawab orangtua, kenapa mampu beli minuman dan rokok, tapi tidak mampu beli keperluan sekolah anak.
"Staf saya sudah empat hari di kawasan kecamatan Siding, untuk melakukan pendataan sekolah yang rusak sesuai perintah bupati untuk mengajukan bantuan ke pusat dan sekaligus mendampingi staf kepresidenan yang akan datang,"katanya.
Pada kesempatan yang sama Yan juga mengatakan dirinya berterimakasih kepada bapak Presiden atas perhatiannya, juga kepada seseorang yang memberitakannya ke media sosial serta kepada media massa yang turut memberitakannya.
"Dengan ini kami mendapatkan perhatian, maka kami berterima kasih, kedepan kami mengharapkan anak-anak ini juga mendapatkan Kartu Indonesia Pintar, karena belum tercover pelajar di bengkayang untuk mendapatkan kartu indonesia pintar tersebut,"katanya.
Dia juga menjelaskan ada dana BOS, namun dana BOS dalam petunjuk teknis tidak diperbolehkan untuk membeli pakaian, Dana BOS untuk keperluan operasional sekolah, termasuk diantaranya membayar honor guru honor, itupun terkadang tidak cukup.
Kadis Dikbud Bengkayang ini juga menuturkan di dekat SDN 04 Sungkung terdapat SMA yang telah dibangun sekitar tahun 2013, dengan bangunan memang di masih banyak menggunakan kayu dan papan.
"Di kecamatan Siding harga semen Rp 400 ribu, pasir dan batu sulit di dapat, yang mudah hanya kayu, maka bangunan sesuai anggaran ada dipergunakan kayu, dan rencananya SMPN 2 Siding dan SD yang ada di kecamatan Siding juga akan dilakukan rehab,"katanya.
Lanjutnya, ia juga menuturkan kondisi kawasan untuk mengakses SDN 04 Sungkung Kec Siding Kab Bengkayang, yang diakses melalui Entikong Kabupaten Sanggau.
"Dari Entikong nanti menggunakan sepeda motor selama sekitar 4 jam, dan kemudian berjalan kaki sekitar 1-2 jam, biaya naik ojek yakni Pulang pergi Rp 2 Juta,"katanya.
Lanjutnya, bisa juga melalui transportasi air jika air surut, bisa juga menggunakan udara melalui penerbangan di RS Serukam, hanya sekitar 25-30 menit, tapi tidak diketahui jadwal penerbangannya. Pesawat kecil itu jika mengantar orang sakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jokowi_20170407_213724.jpg)