Polres Ketapang Amankan Seribu Lebih Kayu Illegal

Artinya dokumen tersebut bohong atau palsu. Kita tanya kepada Kepala Desa setempat penah tidak mengeluarkan kayu itu, ternyata katanya tidak pernah...

Polres Ketapang Amankan Seribu Lebih Kayu Illegal
TRIBUNPONTIANAK/SUBANDI
Barang bukti berupa kayu ilegal dan kapal air yang diamankan Satreskrim Polres Ketapang di perairan Sungai Pawan belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Jajaran Polres Ketapang berhasil mengamankan seribu lebih kayu illegal sejak Februari hingg akhir Maret 2017. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Ketapang, AKBP Sunario Kasat Reskrimnya, AKP Rully Robinson Polii.

“Pertama pada Februari kita mengamankan truk membawa 150 batang kayu ulin ukuran 8 X 16 tanpa dilengkapi dokumen di Kecamatan Sandai,” kata Kasat Reskrim Polres Ketapang kepada awak media di Mapolres Ketapang, Selasa (4/4/2017).

Baca: Kapolres Ketapang Tegaskan Proses Lima Tersangka OTT Terus Berlanjut

Menurutnya barang bukti tersebut saat ini sudah diamankan pihaknya.

Selain itu pihaknya juga mengamankan tersangkanya atas nama Bintang.

“Penangkapan dilakukan anggota Polsek Sandai dan kasus ini masih dalam proses,” ungkapnya.

Penangkapan kedua pada Rabu, 29 Maret pagi sekitar Jembatan Pawan II Kota Ketapang.

Penangkapan ini ketika pagi ada anggota melihat ada aktifitas mencurigakan. Khususnya bongkar muat kayu dari kapal air ke dalam truk puso.

“Bongkar muatnya jenis kayu sungkai 250 batang yang akan dikirim ke Semarang. Saat kita tanya kayu itu berasal dari Desa Petai Patah Kecamatan Sandai. Ketika ditanya dokumennya memang ada ditunjukkan,” tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Subandi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved