2017 BKSDA Sintang Evakuasi Dua Orangutan
Kita mendapat informasi dari SOC yang memberitahukan bahwa ada orangutan yang dipelihara oleh warga.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Sintang Bharata Sibaranai mengatakan sepanjang tahun 2017 Satuan Tim Gugus Tugas Tumbuhan dan Satwa Liar Balai Konservasi Sumber Daya Alam (TSL BKSDA) Wilayah II Sintang bekerjasama dengan Sintang Orang Utan Center (SOC) telah mengevakuasi orangutan sebanyak dua kali.
"Ini evakuasi orangutan ke dua kali. Untuk evakuasi kali ini, kita mendapat informasi dari SOC yang memberitahukan bahwa ada orangutan yang dipelihara oleh warga di jalan lintas Kelam," ungkapnya kepada Tribun usai evakuasi orangutan di Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Senin (3/4/2017) pagi.
Beranjak dari informasi itu, pihaknya langsung bergerak dan segera lakukan evakuasi terhadap orangutan bernama Bos yang berumur sekitar tiga atau empat tahun.
Baca: Tingkah Orangutan Ini Seolah Tak Ingin Dievakuasi Oleh Petugas BKSDA
"Sebelumnya ada pendekatan dari SOC. Sudah dihubungi dan memang ada kesukarelaan dari pemilik untuk menyerahkan orangutan berjenis kelamin laki-laki ini," jelasnya.
Bharata menambahkan kesadaran masyarakat terhadap satwa liar dilindungi cukuo baik. Ini dibuktikan dengan kerelaan menyerahkan hewan peliharaan. Kendati demikian, pihaknya meminta masyarakat untuk memberitahukan jika ada informasi satwa liar dilindungi.
"Hanya saja kita akan lebih fokus sosialisasi," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/oranguta_20170403_165600.jpg)