Breaking News:

Warga Kembali Serahkan Satwa Kelempiau Pada BKSDA Kalbar

Kepala BKSDA Kalbar, Ir Margo Utomo mengatakan penyelamatan terhadap Kelempiau atau Owa oleh tim gugus tugas TSL BKSDA Kalbar setelah menerima....

TRIBUNFILE/IST
Petugas BKSDA Kalbar saat melakukan evakuasi terhadap seekor satwa Kelempiau yang sebelumnya dipelihara warga Pontianak Minggu (25/3). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Warga kembali melakukan penyerahan terhadap satwa dilindungi jenis Kelempiau kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar Sabtu 25 Maret lalu.

Kelempiau jantan berusia 20 tahun tersebut sebelumnya dipelihara, oleh warga Jl Putri Dara Hitam Gang Cimahi.

Baca: YIARI Minta Pemelihara Satwa Dilindungi Ditindak Hukum

Kepala BKSDA Kalbar, Ir Margo Utomo mengatakan penyelamatan terhadap Kelempiau atau Owa oleh tim gugus tugas TSL BKSDA Kalbar setelah menerima laporan dari masyarakat, melalui media sosial.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, tim intelijen gugus tugas TSL segera melakukan penyelidikan, ke lokasi untuk mengecek kebenaran laporan dimaksud,"Kata Kepala BKSDA melalui rilistnya Rabu (29/3/2017).

Dikatakanya berdasarkan keterangan pemilik satwa tersebut Burhan , satwa tersebut sebelumnya dibawa dari Ketapang pada 1997 oleh keluarganya.

Saat ditemukan induknya yang sedang menggendong anaknya mati ditembak oleh pemburu dan anaknya jatuh, lalu di selamatkan oleh warga setempat.

"Karena merasa khawatir terhadap bayi satwa dimaksud, oleh keluarga pak burhan dibeli seharga 150.000 kemudian di bawa ke Pontianak untuk dipelihara,"Ujarnya.

Ia mengatakan sebenarnya satwa tersebut sudah lama akan diserahkan ke instansi terkait, namun karena kesibukan pekerjaannya sehingga baru diserahkannya ke Balai KSDA Kalbar.

Menindaklanjuti penyerahan tersebut, Tim gugus tugas TSL membuat Berita Acara Penyerahan Satwa dengan No BA BKSDA.KALBAR/KKH/3/2017 tanggal 27 Maret 2017 dan sekaligus memberikan penyuluhan dan pemahaman mengenai UU no 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta PP No 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Tumbuhan dan Satwa, agar tidak memelihara satwa yang dilindungi UU.

Tim Gugus Tugas TSl BKSDA Kalbar memberikan apresiasi kpd keluarga besar Bpk. Burhan atas kesadaran dan sukarela menyerahkan satwa tersebut.

Penulis: Zulkifli
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved