Dokter Hewan: Kemampuan Bertahan Hidup Anjing Tak Bisa Digeneralisasi

Kemampuan bertahan hidup anjing tidak bisa digeneralisasi karena banyak faktor yg mempengaruhi.

Dokter Hewan: Kemampuan Bertahan Hidup Anjing Tak Bisa Digeneralisasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NICKO ARDINATA

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nicko Ardinata

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID. PONTIANAK - drh Sofia Febriyanita menanggapi terkait penemuan Anjing jenis rottweiler yang bertahan selama dua minggu lebih di dalam rumah kawasan kota baru Pontianak.

Menurutnya, kemanpuan anjing bertahan hidup tidak bisa digeneralisasi.

"Kemampuan bertahan hidup anjing tidak bisa digeneralisasi karena banyak faktor yg mempengaruhi, antara lain kondisi nutrisi tubuh, adanya komplikasi penyakit sbelumnya, dan skor kondisi tubuh," ujarnya saat dihubungi tim tribun, Sabtu (25/3/2017) malam.

"Namun secara fungsi biokimia, untuk anjing dengan kondisi kesehatan yang baik, tubuh mulai akan menjalankan mode bertahan 24 jam sejak asupan makan tak ada, 2 hari kmrn mengambil alih dari hati dan kondisi tubuh akan semakin jelek, sampai pd hari ke 5 tubuh memanfaatkan jaringan lemak yang ada," jelasnya.

Baca: Kondisi Rocki Setelah Berhasil Lewati Masa Kritis

Ia juga menjelaskan bahwa jika ada anjing yang bisa bertahan lebih lama bisa jadi tubuhnya masih punya cadangan lemak yang cukup. "Dan mungkin masih ada cukup asupan air selain makanan," ujarnya.

"Kalau masih ada asupan air, masih bisa bertahan selama 14 hari dengan kondisi tubuh awal yang baik,"pungkasnya.

Penulis: nicko ardinata
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved