Cabuli Anak Bawah Umur

BREAKING NEWS: Guru SD Diduga Cabuli Tiga Muridnya

Senin (13/3/2017) sekira pukul 10.00 WIB UR mendapat informasi dari KSF bahwa anaknya telah dicabuli oleh Mur.

BREAKING NEWS: Guru SD Diduga Cabuli Tiga Muridnya
Shutterstock
Ilustrasi korban pencabulan. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Raymond Karsuwadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kasus tindak asusila atau pencabulan  kembali terjadi di  Sambas.

Kali ini diduga dilakukan oleh seorang guru  berinisial Mur (54)  terhadap anak didiknya yang masih duduk di sekolah dasar, Desa Sempalai, Kecamatan Sebawi, Sambas.

Mur melakukan tindak pencabulan terhadap anak dibawah umur yaitu UP (8), MN (7) dan MT (7) yang masih duduk di bangku kelas satu sekolah dasar.

Kapolsek Sambas, AKP Agus Riyanto mengungkapkan bahwa Mursidi telah beberapa kali melakukan tindak pencabulan terhadap ketiga anak tersebut selama bulan Januari - Febuari tahun ini.

"Tersangka telah melakukan tindakan cabulnya tersebut beberapa pada bulan Januari-Febuari ini. Kami terus mengembangkan kasus ini untuk mencari kemungkinan adanya korban lain selain ketiga anak itu," ujarnya, Senin (20/3/2017)

Lanjutnya, terungkapnya tindakan pencabulan yang dilakukan oleh Mursidi.

Pertama kali diketahui oleh satu diantara tetangga orangtua korban KSF (36). Kemudian melapor ke UR (36) bahwa anaknya telah dicabuli oleh Mur.

"Senin (13/3/2017) sekira pukul 10.00 WIB UR mendapat informasi dari KSF bahwa anaknya telah dicabuli oleh Mur. Pada hari Rabu (15/3) sekira pukul 10.30 WIB, UR ingin memastikan kejadian tersebut. UR langsung mendatangi Mur yang sedang berada di kantor desa untuk mediasi perbuatan cabul tersebut," paparnya.

Setelah dilakukan mediasi di Kantor Desa, Mur mengakui perbuatan cabulnya.

Sehingga, orangtua korban tidak terima dengan perbuatan tersebut. Atas kejadian tersebut korban melaporkannya.

"Mursidi melakukan tindak cabulnya di satu diantara ruang kelas saat membimbing belajar siswanya tersebut. Tersangka memang tidak terlalu mengiming imingi dengan uang hanya saja selang beberapa hari kemudian baru memberi uang kepada anak anak tersebut," ujarnya.

Dari pengakuan tersangka Mursidi, dirinya sebenarnya tidak mengalami perihal yang membuatnya condong melakukan tindak pencabulan terhadap anak karena hubungan rumah tangganya bersama istri normal-normal saja.

"Tersangka masih melakukan hubungan suami istri dengan istrinya, kami akan mengecek dan melakukan test terhadap psikologi dari tersangka," ujarnya.

Penulis: Raymond Karsuwadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved