Jagoi Babang Sekarang Terpasang Portal
Di pasangnya portal tersebut seiring di hari yang sama juga di resmikannya dua PLBN yakni PLBN Aruk Sajingan Sambas dan PLBN Nanga Badau Kapuas Hulu
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Komandan Korem 121/ABW Brigjen TNI Widodo Iryansyah menuturkan mulai hari Jumat (17/3) lalu jalur jalan perbatasan Jagoi Babang sudah dipasang portal yang di buka dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
Di pasangnya portal tersebut seiring di hari yang sama juga di resmikannya dua PLBN yakni PLBN Aruk Sajingan Sambas dan PLBN Nanga Badau Kapuas Hulu oleh Presiden RI Joko Widodo.
"Pemasangan portal itu bukan karena apa, tapi karena kebutuhan, di wilayah Malaysia mereka juga pasang, maka kita juga pasang untuk mengantisipasi serta meminimalis masuknya barang ilegal ke Indonesia melalui jalur perbatasan Jagoi Babang,"kata Danrem 121/ABW pada Minggu (19/3/2017).
Perwira Tinggi TNI AD ini menegaskan dan mengakui kalau wilayah Jagoi babang kabupaten Bengkayang pada akhir-akhir ini cukup tinggi terjadinya aksi penyelundupan barang ilegal.
"Adanya portal itu agar bisa angkanya minimalis, nanti portal itu di buka jam 5 pagi, tutup jam 5 sore dan di jaga selama 24 jam oleh anggota Satgas Pamtas yang saat ini di isi oleh prajurit TNI AD dari Yonif 131/BRS dari Sumatera Barat,"ungkapnya.
Dikatanya lagi, tak hanya itu saat pintu di buka anggota Satgas juga harus memeriksa terhadap masyarakat yang lewat, jika ada ilegal tidak sesuai ketentuan, tangkap dan serahkan ke lembaga terkait.
Lebih lanjut Widodo menjelaskan jika ada ilegal itu jelas merugikan negara, di sisi lain kita juga menekan agar negara tetangga tidak protes, maka mereka juga pasang portal untuk menekan.
"Upaya penekanan barang ilegal masuk ke indonesia, kita tidak sendiri, saya selaku penanggungjawan, juga akan gandeng lembaga lain, seperti Bea Cukai, Imigrasi, Karantina serta kepolisian,"katanya.
Sementara kepala kantor Bea Cukai Jagoi Babang E Dede Nurjamil membenarkan di sela-sela kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Kalbar, bersaman kunjungan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi ke titik nol jalur perbatasan RI-Malaysia di Jagoi babang.
"Pada hari yang sama juga pemasangan portal areal jalur lintas batas di kawasan perbatasan Jagoi babang, selain itu juga penyerahan bantuan secara simbolis yakni berupa rantai dan gembok untuk portal dari Karantina dan PSDKP," kata Dede.
Ia pun menuturkan informasi yang di peroleh Portal tersebut akan di buka mulai pagi hingga pukul 17.00 WIB selanjutnya akan dijaga setiap hari oleh anggota Satgas Pamtas selama 24 jam.
Tak hanya itu Dede pun menuturkan pihaknya senantiasa akan berkoordinasi kepada pihak terkait baik itu TNI-Polri serta lembaga lainnya terkait pengawasan di perbatasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dirjen-bc-heru-pambudi_20170319_201414.jpg)