Djarum Coaching Clinic Hadirkan Para Legenda Bulu Tangkis Indonesia
Djarum coach clinic ini bermaksud agar terjadi transfer lawan dan keterampilan bermain bulutangkis antara atlet, pelatih, dan legenda PB Djarum....
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Djarum Foundation bekerjasama dengan PBSI Kalbar menggelar Djarum Coaching Clinic di Pontianak, lantai II SMK 9 Pontinak, Jumat (17/3/2017).
Coaching Clinic ini bertemakan 'Mencari Bibit Juata Bulutangkis di Pontianak' merupakan hasil kerjasama PB Djarum dengan PBSI Kalbar.
"Djarum Coaching Clinic merupakan hasil kerjasama Djarum Foundation dan PBSI Kalbar kami mengucapkan terimakasih kepada Sy Abdullah sebagai ketua PBSI telah menjalin kerjasama, kegiatan ini diperuntukan untuk pelatih atlet dan anak-anak serta komitmen untuk memajukan bulu tangkis Indonesia dengan memberikan pelatihan dan motivasi," tutur satu diantara legenda dan pelatih PB Djarum yang menjadi pembawa acara dalam konferensi pers, Yuni Kartika, Jumat (17/03/2017).
Manager PB Djarum, Fung Permadi juga menuturkan, coaching clinic merupakan komitmen Djarum untuk mengembangkan atlet muda.
"Djarum coach clinic ini bermaksud agar terjadi transfer lawan dan keterampilan bermain bulutangkis antara atlet, pelatih, dan legenda PB Djarum dengan pelatih klub dan atlet muda bulutangkis yang berada di wilayah Kota Pontianak dan lingkup Provinsi Kalimantan Barat pa
da umumnya kegiatan ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas keterampilan para Insan bulutangkis yang ada disini," katanya.
Menurutnya pula, Djarum coaching clinik ini juga sekaligus sebagai ajang sosialisasi audisi umum Djarum beasiswa bulutangkis 2017 yang akan berlangsung di 8 Kota yaitu di Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, dan Kudus.
"Kegiatan kepelatihan ini akan terbagi dalam tiga sesi yaitu khusus pelatih pemain usia 8 sampai 10 tahun dan pemain usia 11 sampai 13 tahun sebelumnya klinik latihan serupa pernah berlangsung di Palembang, Makassar, Manado, Tasikmalaya, Solo, Purwokerto, Malang, Cirebon, Magelang, Bogor, Banyuwangi dan Bandar Lampung," tuturnya.
Satu di antara legenda dan pelatih PB Djarum, Christian Hadinata menambahkan coach clinic tersebut juga merupakan aktivitas sharing pengalaman dengan para atlet bulu tangkis khususnya di Kalbar.
"Yang ingin kita sharing berbagi pengalaman, kita melihat potensi yang sangat baik di daerah, atlet muda dan saya yakin banyak pelatih di daerah punya potensi yang bagus untuk bisa mendidik anak-anak, saya harap saatnya nanti jadi atlet nasional, kita lihat ada gate prestasi yang beda antara di Jawa dan luar Jawa, banyak anggapan jika atlet ingin baik harus berlatih di PBSI Pusat di Cipayung, namun sebenarnya tidak hanya di Cipayung namun d daerah juga bagus. Kita ingin prestasi atlet daerah bisa mengimbangi atlet di pulau jawa, jadi tidak ada keharusan jika ingin berprestasi harus ke pulau jawa. Semoga yang dibagikan bisa menjadi manfaat," jelasnya.
Ketua PBSI Kalbar, Syf Abdullah Alqadrie saat memberikan sambutan mengucapkan selamat datang kepada para legenda dan pelatih PB Djarum serta pengurus PBSI Pusat.
"Sebagai tuan rumah saya ucapkan selamat datang kepada rekan mantan atlet, yang biasanya hanya bisa dlihat pada layar kaca televisi dan kali ini hadir didepan kita. Tentunya Kalbar mengapresiasi kegiatan ini karena membawa angin baru untuk memotivasi," katanya.
Ia berharap setelah coaching clinic yang dilakukan oleh Djarum, akan ada lanjutan kegiatan seperti audisi Kalbar yang berguna meningkatkan prestasi.
"Orang tau Indonesia dari bulutangkis, negara kita terkenal oleh bulu tangkis, target kami untuk bulutangkis di Kalbar masuk PON dan kedepan lebih banyak lagi kegiatan seperti ini," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pengurus-pbsi_20170317_182514.jpg)