DPRD akan Selalu Mengawal Prosesnya Pengangkatan CPNS Kubu Raya 2010/2012

Makanya dengan kehadiran MenPAN-RB menjadi harapan semua peserta CPNS. Sehingga dengan pengangkatan CPNS 2010/2012 ini kedepannya....

DPRD akan Selalu Mengawal Prosesnya Pengangkatan CPNS Kubu Raya 2010/2012
TRIBUNFILE/IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Wakil Ketua Komisi I Kubu Raya Jainal Abidin mengatakan permasalahan CPNS 2010/2012 ini memang sudah bergulir sejak lama.

Sebab, ratusan peserta cpns sudah menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan DPRD.

"Makanya dengan kehadiran MenPAN-RB menjadi harapan semua peserta CPNS. Sehingga dengan pengangkatan CPNS 2010/2012 ini kedepannya, kita berharap mampu mengisi kekurangan pegawai di Kubu Raya yang selama ini masih belum terpenuhi keseluruhan," ujarnya, Sselasa (14/3/2017).

Selama ini, kata Jainal perjuangan pemerintah daerah bersama legislatif selalu dilaksanakan dengan mengupdate setiap informasi untuk masalah pengangkatan CPNS 2010/2012. Karena sudah ada komitmen dari menPAN-RB.

"Namun kita pastikan dengan adanya penyataan Menteri PAN-RB untuk menyelesaikan permasalahan CPNS ini, akan mengangkat CPNS. Tapi masalahnya kapan ini yang belum bisa kita pastikan. Makanya kita akan coba kawal terus proses penyelesaian tehnis ini sampai para CPNS ini mendapatkan NIK kepegawaian," terangnya.

Menrutunya pengangkatan para CPNS ini, bisa menjadi pemenuhan atas kebutuhan PNS di pemerintahan. Dan ini menjadi jawaban terhadap para CPNS yang selama ini selalu menunggu.

"Kita memang menunggu agar mereka ini bisa diangkat. Pemerintah juga selalu mengupdate, persoalan karena belum mengeluarkan nik atau sk selama ini. Kita berjuang mendorong agar mereka ini di angkat dengan sering berangkat ke Menpan untuk mengurus pengangkatan mereka (CPNS)," tuturnya.

Ia mengungkapkan pengurusan terhadap CPNS 2010/2012 ini intens dilakukan sejak tahun 2012, mengawal semua proses.

Dan tahun 2016 dan 2017 sudah dianggarkan untuk gaji.

"Tapi karena memang belum ada kewenangan dalam pengangkatanya makanya belum bisa digunakan," pungkasnya.

Penulis: Madrosid
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved