Lima Pasangan Ilegal Terjaring Razia di Hotel Sungai Pinyuh

Selain mereka yang diamankan, kita juga ikut membawa petugas hotel serta pemilik hotel untuk ditanya lebih lanjut

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / DHITA MUTIASARI
Sejumlah pasangan dan wanita dibawah umur terjaring razia hotel yang dilaksanakan di Sungai Pinyuh, Sabtu (11/3/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sebanyak LIMA pasangan muda-mudi diluar nikah dan empat wanita diamankan oleh aparat kepolisian Polres Mempawah saat melaksanakan razia di sebuah hotel di Kecamatan Sungai Pinyuh, Sabtu (11/3/2017) malam.

Dalam rajia yang dilaksanakan hingga Minggu (12/3/2017) dini hari ini dipimpin oleh Kapolres Mempawah AKBP Dedi Agustono Sik. Razia ini digelar lantaran pihaknya sudah kerap mendapatkan informasi bahwa di hotel yang disebutnya hotel J tersebut terdapat prostitusi terselubung yang sudah cukup lama berlangsung.

"Kita mendapatkan informasi di hotel ini ada tindakan prostitusi terselubung ini," ungkap Agustono.

Bersama sejumlah jajarannya yang berjumlah 20 personel, termasuk Kapolsek Sungai Pinyuh Kompol Agus Dwi Cahyono mereka segera mengecek kebenaran.

"Setelah mendapatkan informasi tersebut saya dengan di dampingi para kasat operasional melakukan razia di hotel tersebut," tambahnya.

Sejumlah pasangan dan wanita dibawah umur terjaring razia hotel yang dilaksanakan di Sungai Pinyuh, Sabtu (11/3/2017) malam.
Sejumlah pasangan dan wanita dibawah umur terjaring razia hotel yang dilaksanakan di Sungai Pinyuh, Sabtu (11/3/2017) malam. 

Alhasil dalam pelaksanaan razia tersebut terjaring lima pasangan muda mudi di luar nikah dan empat wanita yang masih berusia muda, dua di antaranya di duga sebagai mucikari.

"Ada lima pasangan yang kita amankan karena tengah berduaan dikamar dan diketahui tidak terikat pernikahan, kemudian empat lainnya wanita muda dimana dua diantaranya masih dibawa umur," jelasnya.

Pasangan diluar nikah dan wanita yang diamankan di gelandang ke Polres Mempawah untuk diambil keterangannya.

"Selain mereka yang diamankan, kita juga ikut membawa petugas hotel serta pemilik hotel untuk ditanya lebih lanjut," jelasnya.

Setelah diambil keterangan 5 pasangan muda mudi ini membuat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. "Mereka kita minta buat surat pernyataan agar tidak berbuat hal ini lagi,"tukasnya.

Sementara empat wanita lainnya di kembalikan kepada orang tuanya untuk di lakukan pembinaan mengingat dua orang wanita masih di bawah umur.

Dijelaskan Kapolres, kegiatan ini dilakukan dalam bentuk antisipasi penyakit masyarakat dan adanya tindakan trafficking yang marak. "Hal demikian untuk mengantisipasi adanya trafiking di wilayah kita,"jelasnya.

Namun demikian, ia mengingatkan dalam hal ini peran orang tua sangatlah penting untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saat ini. "Kepada para orang tua agar mengingatkan anak anaknya jangan sampai terjerumus kepada pergaulan bebas, apalagi sampai ke penyalah gunaan narkoba,"tukasnya.

Satu diantara pasangan tersebut berdalih mereka baru saja pertama kali di hotel tersebut memadu kasih namun sudah digrebek petugas. "Baru sekali ini, sudah kena,"ungkap satu wanita malu-malu. Namun mereka mengaku usai dibina dan memnbuat surat pernyataan berjanji tidak akan mengulanginya. "Tidak lagi, jera "ungkap wanita paruh baya tersebut.

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved