Citizen Reporter

PPP Klaim Masyarakat Inginkan Midji Jadi Gubernur

PPP tidak bermuluk-mukik dalam menentukan wakil, yang terpenting adalah semangatnya sama.

PPP Klaim Masyarakat Inginkan Midji Jadi Gubernur
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji. 

Citizen Reporter
Sekwil DPW PPP Kalbar, Suib

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait Pilkada serentak yang akan datang, untuk Calon Gubernur, Partai Persatuan Pembangunan (PPP)  sudah melakukan penjaringan aspirasi publik di 14 Kabupaten/Kota.

Hasilnya masyarakat meminta ketua PPP Kalbar, Sutarmidji (Wali Kota Pontianak) diminati masyarakat untuk maju di Pilgub akan datang. Sedangkan posisi wakil masyarakat meminta yang terpenting bisa bekerja membantu gubernurnya.

Hingga saat ini, PPP kami belum mutuskan siapa Cawagubnya, karena PPP ingin Pilgub akan datang menghasilkan sebuah pemimpin yang ideal.

Pengertian ideal di sini adalah, menghasilkan kepala daerah dengan kriteria mendapat legitimasi (sah secara politik), akseptabel (bisa diterima oleh sebagian besar khalayak), kredibel (terpercaya), kapabel (berkapasitas), dan kompeten (memiliki karakteristik yang muncul dalam bentuk pengetahuan, keterampilan, dan perilaku, serta swmangat membangun).

PPP tidak bermuluk-mukik dalam menentukan wakil, yang terpenting adalah semangatnya sama.

Karena PPP berangkatnya bukan dari ambisi tong kosong nyaring bunyinya, maka tetap posisi wakil juga sambil menunggu aspirasi publik yang terus mengalir sampai saat ini, dan nantinya akan dipertimbangkan oleh Sutarmidji, artinya pak Sutarmidji tidak muluk-muluk, yang penting ada kesamaan visi dan misi serta semangat membangun Kalbar yang luas ini, melanjutkan yang baik, dan menyempurnakan yang kurang maksimal selama ini.

Komunikasi politik di lintas Parpol juga terus intens dilakukan oleh kami, dan aspirasi masyarkat Kalbar pun terus kami gali. Sehingga calon gubernur kami ini benar benar lahir dari hati nurani masyarakat pada tingkatannya masing masing.

Terkait pencalonan pada tingkat parpol tentunya tetap berkoalisi mengingat kursi PPP itu hanya 4, sedangkan untuk memenuhi syarat mengusung mininal 13 kursi dari kekurangan ini kita tetap harus berkolalisi dan kita tidak ada masalah yang jelas sudah 4 parpol yang sudah merapatkan barisan, walaupun sudah cukup syarat mengusung, kita tetap melakukan komunikasi kepada parpol lain untuk bergabung lebih banyak lebih bagus kan.

Terkait adanya isu Sutarmidji maju jalur independen. PPP masih melihat situasinya seoerti apa. Kalau mau jalur independen Sutarmidji tidak lama mencari dukungan, paling lama 3 bulan selesai. Karena yang mengumpulin KTP/KK tanpa organisir pun masyarakat sudah banyak yang ngumpulin dan sudah hampir satu tahun ini. Saking semangatnya masyarakat di daerah daerah kepada Pak Miji , padahal posko relawan belum kita buka, dan pengorganisiran pun belum kita perkuat.

Dalam waktu dekat, PPP akan buka posko aspirasi di daerah, ini digunakan selain menampung aspirasi masyarakat dan relawan, juga kita siapkan untuk membuka pintu aspirasi posisi Wakil Gubernur yang diinginkan masyarakat luas juga. Namun pada intinya rata rata publik percaya penuh kepada Pak Sutarmidji untuk menentukan wakilnya sendiri.

Bagaimana dengan Cabup dan Cawabup, Konsepnya sama dengan yang sedang kami lakukan di persiapan Pilgub ini. InsyaAllah kader PPP akan kita utamakan untuk maju.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved