Terapkan Green Day, SPBU Sekadau Tak Layani Pembeli Premium
Kami siap mengikutinya. Ini juga untuk membiasakan masyarakat menggunakan pertalite...
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU – Pertamina menerapkan kebijakan tidak menjual bahan bakar minya jenis premium mulai 1 Maret kemarin. Hal ini, lantaran Pertamina memberlakukan program green day sehingga masyarakat yang hendak mengisi premium dialihkan ke bahan bakar lain, seperti pertalite.
Satu diantara pemilik SPBU di Jalan Sekadau–Sanggau Desa Peniti Kecamatan Sekadau Hilir Abdul Hakim mengatakan, tidak dilayaninya pembelian premium bukan karena faktor kelangkaan, melainkan adanya program Green Day dari Pertamina. Sehingga, kata dia, pihak SPBU menjalani program yang ada.
“Kami siap mengikutinya. Ini juga untuk membiasakan masyarakat menggunakan pertalite,” ujarnya, Kamis (2/3/2017).
Saat ini, untuk suplai BBM yang ada di SPBU tersebut berjalan lancar. Sehingga pelayanan kepada masyarakat juga tetap berjalan. “Dibandingkan beberapa waktu lalu, suplai sudah membaik. Pelayanan kepada masyarakat pun berjalan lancar,” katanya.
Baca: Video Jajaran Polres Sekadau Patroli ke Daerah Pedalaman
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Communication and Relation Kalimantan PT Pertamina (Persero) Bagja Mahendra menuturkan, green day merupakan program internal saja. Sehingga, kata dia, hal itu merupakan istilah dalam menjaga stok BBM.
“Saat ini kan kondisi hujan, Jober di Sanggau tidak bisa dilalui maka dialihkan ke Sintang semua. Untuk menjaga stok maka dipakai istilah green day, paling satu hingga dua hari saja,” jelasnya.
Tidak dijualnya premium, kata dia, hanya untuk menjaga stok. Sehingga, kata dia, SPBU tetap buka agar SPBU tidak buka-tutup seperti pada Desember lalu. “Desember lalu kacau, SPBU sering tutup. Untuk itu, prioritas sekarang agar SPBU tetap buka terus,” katanya.
Mengenai suplai, Bagja memastikan tetap berjalan lancar. Apalagi, kata dia, pihaknya telah melakukan alternatif dengan melakukan pengiriman BBM ke Sintang via kapal. “Untuk suplai, Insya Allah lancar,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pompa-pertalite-2_20151026_234231.jpg)