Pemkab Kubu Raya Dorong Pelaku UMKM Dapat KUR

Kepresnya ini sebenarnya sudah lama dari tahun 2015. Dan Kubu Raya menjadi daerah yang ke tujuh melaunching IUMK di Kalbar ini.

Pemkab Kubu Raya Dorong Pelaku UMKM Dapat KUR
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Penyerahan IUMK oleh Asisten I Kubu Raya, Tomi kepada pelaku usaa mikro dan kecil di Kubu Raya, dalam launching IUMK, di ruang Aula Bupati Kubu Raya, Rabu (1/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pemerintah Kubu Raya melaunching pengeluaran Ijin Usaha Mikro Kecil (UMK) terhadap pelaku Usaha Mikco Kecil dan Menengah (UMKM) se-Kubu Raya, mendapat bantuan penguatan modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank-bank BUMN Indonesia, di Ruang Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (1/3/2017).

Launching secara simbolis dilaksanakan penyerahan IUMK terhadap sejumlah pemilik UMKM di Kecamatan Rasau Jaya dan Sungai Raya. Serta disaksikan langsung Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Marsianus SY.

"Kepresnya ini sebenarnya sudah lama dari tahun 2015. Dan Kubu Raya menjadi daerah yang ke tujuh melaunching IUMK di Kalbar ini, daerah lainnya masih belum," katanya.

Baca: Desa Rasau Jaya Satu Jadi Tuan Rumah Lomba Desa se-Kubu Raya

Hanya saja, ia mengimbau kepada seluruh pelaku usaha agar bisa bersungguh-sungguh dalam melakukan usaha. Bekerja keras dalam merintis usahanya. Tidak merubah-rubah apa yang diusahakan.

"Kita minta pelaku usaha kerja, kerja dan kerja. Jangan sampai, berganti-ganti usaha. Besok apa besoknya apa, jadi usahanya belum sempat jalan sudah ganti lagi," ungkapnya.

Penerbitan IUMK ini, menurut Marsianus sudah sangat mudah. Tinggal punya domisili tetap bisa diterbitkan melalui kecamatan dan prosesnya cepat. Satu hari selesai.

"Diupayakan dengan bekal IUMK ini, bisa mendapat bantuan dari KUR, melalui bank-bank BUMN," paparnya.

IUMK ini sendiri merupakan ijin yang dikeluarkan langsung pihak kecamatan. Sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah darah dan propinsi. Dapat memberikan keuntungan-keuntungan tersendiri bagi pelaku UMKM.

"Tinggal pelaku usahanya dalam mengusulkan ini dengan baik, murni untuk melaksanakan usaha. Nanti bank akan menganalisis, dana yang bisa dikucurkan bisa dari Rp 25 juta hingga Rp 500 juta. Asalkan memang untuk modal dengan volume yang jelas dan untuk mengembangkan usahanya," pungkasnya.

Penulis: Madrosid
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved