Ismayuda Sesalkan Masih Gemar Buang Sampah ke Sungai di Mempawah
Padahal konsep kebersihan makin disitu makin bagus, ada disiapkan namun kesadaran masyarakat rendah
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Bidang kebersihan dan pertamanan Dinas Perhubungan dan lingkungan hidup Kabupaten Mempawah, Ismayuda Imran mengatakan problem sampah yang utama di Kabupaten Mempawah adalah perlunya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah.
Lantas ia mengatakan, dalam waktu dekat pemkab akan membuat regulasi terkait aturan dan sanksi membuang sampah.
"Nanti kalau sudah disahkan pasti ada sanksi-sanksi kepada masyarakat yang membuang sampah disungai, jam membuang sampah jenis sampah yang boleh dibuang,"ujarnya.
Dia berharap segera regulasi dengan perda ini dapat disahkan ditahun 2018 dan bisa terealisasi. "Misalnya jenis sampah yang akan dibuang, saat ini tengah digodok aturanya," tambahnya.
Mempawah saat ini masih memiliki kekurangan sarana dan prasarana dalam mendukung, sementara jumlah kegiatan ekonomi pertambahan penduduk dan pemukiman semakin meningkat.
Terpenting, lanjut dia adalah peran serta masyarakat yang dinilainya masih rendah. Hal ini dibuktikan ketika sudah disiapkan kontainer sampah di masing-masing komplek pemukiman, namun masih saja ada masyarakat membuang sampah sembarangan.
"Contoh di komplek diletakkan kontainer, bentuk terkecil, namun alasannya makin jauh. Padahal konsep kebersihan makin disitu makin bagus, ada disiapkan namun kesadaran masyarakat rendah," imbuhnya.
Parahnya lagi masih ada masyarakat yang masih gemar membuang sampah disungai. "Artinya masih menjadikan sungai tong sampah terbesar,tidak mau membuang di tong sampah,"ujarnya. Tentu perilaku ini yang sangat disayangkannya.
Ismayuda mengatakan di kabupaten Mempawah rata-rata sampah yang diangkut perhari 80-120 kubik per hari dibuang ke TPA Sungai Bakau Kecil, melalui sistem pendamping dimana seharusnya sudah berpindah ke sistem ke sanitari. "Tapi sejauh ini sudah ada bank sampah didesa sejegi yang dikelola swadaya dan melalui komunitas," tukansya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bersihkan-sampah_20170228_102455.jpg)