Guru PA Juga Ujung Tombak Pendidikan Generasi Muda

Kita akan mencarikan solusinya bagaimana, apakah bisa dibayar pakai dana APBD, kalau dibolehkan untuk mengalokasikan dananya di rekening APBD.

Guru PA Juga Ujung Tombak Pendidikan Generasi Muda
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Hearing Guru pendidikan agama se-Kota Singkawang dengan DPRD Kota Singkawang, terkait tunjangan PNS Non Sertifikasi di Kantor DPRD Kota Singkawang, Selasa (28/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Menanggapi tuntutan dari guru-guru agama di Kota Singkawang, Wakil komisi II DPRD Kota Singkawang, Eka Candra mengaku akan memperjuangkan dan mencarikan solusi atas apa permasalahan yang dihadapi guru-guru agama tersebut.

"Kita akan mencarikan solusinya bagaimana, apakah bisa dibayar pakai dana APBD, kalau dibolehkan untuk mengalokasikan dananya di rekening APBD, kami tidak masalah," ujarnya, Selasa (28/2/2017).

Sebagai wakil rakyat, ia mengaku secepatnya akan berkoordinasi dan setelah itu akan konsultasi ke dua kementrian soal permasalahan tersebut.

"Kita akan konsultasi ke Kemendigbud, dan Kementrian Agama, semoga ada jawaban yang pasti dari mereka. Kalau pun tidak ada kami dari DPRD tetap akan berusaha semaksimal mungkin untuk itu," katanya.

Baca: Perwakilan guru Agama se-Kota Singkawang Hearing Bersama Anggota DPRD

Apapun nanti hasilnya ia mengaku akan kembali berkoordinasi dengan dinas terkait di Kota Singkawang. "Apa pun hasilnya nanti itu kita akan undang kembali PGRI, Dinas pendidikan, dan kementrian agama," ungkapnya.

Ia juga menilai tidak ada unsur apapun didalam kebijakan tersebut, karena semua guru PA yang menerima dampak kebijakan tersebut.

"Jadi bukanlah diskriminasi, karena guru agama juga merupakan ujung tombak untuk masa depan anak-anak kita," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved