Kapolda Kalbar Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Paham Radikalisme

Musyafak menuturkan menjadi Irup langsung dalam upacara di sekolah ini merupakan gebrakan jajaran Kepolisian Daerah Kalbar.

Tayang:
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kapolda Kalbar jadi Irup di SMA Negeri 1 Pontianak. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak menjadi inspektur upacara di SMA Negeri 1 Pontianak pada Senin (27/2/2017) Kapolda Kalbar mengajak para pelajar menjauhi Narkoba, Kenakalan Remaja, Perkelahian Pelajar, Radikalisme dan Anti Pancasila serta Menjauhi Tindak Pidana lainnya yang melanggar hukum‎

Dihadapan 1.127 siswa, orang nomor satu di Polda Kalbar ini didampingi Direktur Pol Air Kombes Pol H Alex Fauzi Rasad dan Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Iwan Imam Susilo.

Musyafak menuturkan menjadi Irup langsung dalam upacara di sekolah ini merupakan gebrakan jajaran Kepolisian Daerah Kalbar turun ke sejumlah SMU se- Kalbar.

Untuk mengajak pelajar untuk menjauhi penyalahgunaan Narkoba, Kenakalan Remaja, Perkelahian Pelajar, Radikalisme dan Anti Pancasila serta Sosialisasi Penerimaan Anggota Polri.

Baca: Kapolda: Jadwal Kedatangan Kapolri di Pontianak Diundur

Kapolda menuturkan sebagai langkah antisipasi yang pihaknya membuat gebrakan turun ke sekolah SMU secara serentak se- Kalbar pagi hari ini, setelah melihat banyaknya berbagai kasus Narkotika, Kenakalan Remaja, Perkelahian pelajar, Radikalisme dan Anti Pancasila yang selama ini ditangani pihak Kepolisian.

"Hari ini, seluruh jajaran Kepolisian di Kalbar, kita turun ke sekolah dalam rangka pencegahan Narkotika, Kenakalan Remaja, Perkelahian Pelajar, Radikalisme dan Anti Pancasila sekaligus sosialisasi penerimaan anggota Polri. Masing-masing Pejabat Utama Polda, para Kapolres, Kapolsek dan para Bhabibkamtibmas yang berada di semua Desa se- Kalbar menjadi Irup di sejumlah sekolah di daerahnya masing-masing," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Kapolda menyampaikan penanganan kasus Narkoba ditangani Polda Kalbar Tahun 2016, sebanyak 547 Kasus dengan jumlah Tersangka 681 orang, barang bukti Sabu berhasil diamankan 98,597 Kilogram, Ganja 27,699 Kilogram, ekstasi 20.328Butir dan Happy Five 64.331 Butir.

Di akhir sambutannya, Kapolda mengajak para siswa menanamkan kecintaan dan kebanggan terhadap Bangsa dan Negara dengan hati yang iklas. "Sehingga dapat kita jadikan pondasi yang kuat dalam membangun Bangsa ini serta menjadi landasan kita dalam menyelesaikan berbagai Permasalahan Bangsa yang sedang kita hadapi. Kembangkan sikap dan perilaku yang senantiasa mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara," Paparnya.

Sementara itu, Kabid humas Polda Kalbar AKBP sugeng melalui Kaur Lipprodok AKP Cucu Safiyudin, menambahkan bahwa usai upacara Kapolda Kalbar Irjen (Pol) Drs. Musyafak, SH, MM, menyempatkan berdialog langsung dengan siswa-siswi SMU Negeri 1 Pontianak, sekaligus mensosialisasikan rekrutmen Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri dan mengajak para siswa SMU Negeri 1 Pontianak untuk sebanyak mungkin mengikuti seleksi tersebut. Rekrutmen pendaftaran dimulai Maret-April 2017 ini, Kita bertekad untuk melaksanakan seluruh proses dengan clean & clear, targetnya adalah berhasil merekrut calon anggota Polri yang berkualitas.

Dalam penerimaan ini, Polri menekankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH), sehingga betul-betul dihasilkan sumber daya Polri yang berkualitas dan lebih baik lagi," tuturnya.

Panitia seleksi baik dari Polri maupun instansi luar juga disumpah sesuai dengan agama masing-masing. Panitia seleksi juga akan di awasi oleh pengawas internal dalam hal ini oleh Itwasda dan Bid Propam Polda Kalbar, sedangkan pengawas eksternal diambil dari beberapa elemen baik dari Dinas Pendidikan, Universitas, Elemen Masyarakat dan termasuk dari PWI.

Adapun dalam pengumuman hasil seleksi dilaksanakan secara terbuka dengan disaksikan oleh peserta dan didampingi oleh Orang Tua/Wali sehingga mengetahui secara langsung hasil nilai dan kemampuan peserta seleksi.

Kapolda juga menghimbau agar peserta seleksi mempersiapkan diri dengan berolah raga dan belajar serta mempersiapkan mental sehingga nantinya mendapatkan hasil yang terbaik dan nantinya akan menjadi anggota Polri yang profesional, modern dan dipercaya masyarakat,"pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved