Pembangunan Sutet di Sukadana Libatkan Badan Intelijen Negara

Hal ini ditegaskan anggota BIN Kalbar, Sasro Sarsiwo ketika menghadiri Sosialisasi SUTT di gedung Siduk Raya, Desa Simpang Tiga

Pembangunan Sutet di Sukadana Libatkan Badan Intelijen Negara
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - PLN Kalbar Unit Ketapang melakukan sosialisasi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo volt (KV) di gedung Siduk Raya, kantor Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana terganggu, Sabtu (25/2). Kegiatan ini dihadiri Camat Sukadana, Drs Syahrial Solihin, Kepala Desa Simpang Tiga, Rajali, Kepala Pos Polisi Desa Simpang Tiga, Yudi PS, Ketua BPD, Tarmizi dan undangan terdiri dari perwakilan masyarakat di tiga dusun di wilayah Desa Simpang Tiga.

Sosialisasi SUTT ini disampaikan perwakilan PLN Unit Ketapang Ade Putra Ahasian, dikatakannya, program ini nantinya akan dibangun gardu induk di Ketapang dan di Sukadana. 150 kilo volt (KV) adalah solusi untuk menjawab devisit listrik di Kayong Utara yang sejauh ini mengalami keterbatasan.

Pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) ini bahkan juga melibatkan Badan Intelejen Negara (BIN), guna mengawal pelaksanaan proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Kabupaten Kayong Utara.

Hal ini ditegaskan anggota BIN Kalbar, Sasro Sarsiwo ketika menghadiri Sosialisasi SUTT di gedung Siduk Raya, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana.

Sasro menekankan, dirinya dari BIN ikut hadir di acara ini karena BIN dimandatkan Presiden RI, Ir H Joko Widodo ntuk mengawal program ini. Sebab, sambungnya, karena ditakutkan program ini tidak sampai pada masyarakat. "Bahkan, program ini juga dikawal oleh Kejaksaan," timpalnya.

Menurutnya, progam ini juga sulit direalisasikan kalau tanpa didukung masyarakat. Karenanya, dalam rangka pembangunan ini, dia berpesan jangan ada keraguan.

"Silahkan tanyakan hal hal yang masih menjanggal, intinya jangan ada dusta diantara kita," pesannya.

Dalam kegiatan ini, Sasro melanjutkan, agar melibat masyarakat dalam pelaksanaannproyek dimaksud. "Kalau tidak ada masyarakat setempat dilibatkan itu juga tidak benar," tandasnya.

Anggota BPD Simpang Tiga, K Asri mengaku senang hadirnya BIN di Desa Simpang Tiga. Ia berharap BIN sering ke desa desa supaya ada persoalan di desa dapat disikapi. (Fau)

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Galih Nofrio Nanda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved