2 WNI yang Tertahan 40 Hari di Arab Saudi Tiba di Tanah Air, Ini Kisahnya

Umi berinisiatif menemukan Triningsih. Umi meninggalkan kopernya begitu saja demi menemukan saudaranya.

2 WNI yang Tertahan 40 Hari di Arab Saudi Tiba di Tanah Air, Ini Kisahnya
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Berlina Marganita (kiri) mencium tangan sang ibu, Umi Widayani Djasmadi, Kamis (23/2/2017), yang akhirnya diizinkan pulang ke Indonesia setelah 1,5 bulan ditahan di Jeddah karena bercanda soal bom di pesawat. 

"Kalau dari Arab ya bawa oleh-oleh, masa bawa bom," celetuk Umi dalam bahasa Indonesia.

Umi mengaku, saat itu dia hanya memberikan jawaban bernada canda. Bukan bermaksud menebar ancaman.

Pramugari menanggapi serius ucapan Umi. Dia melapor ke pilot dan pilot meneruskannya ke petugas keamanan.

Penerbangan itu ditunda. Seluruh penumpang diminta turun ke ruang tunggu. Sedangkan Umi dan Triningsih dibawa ke ruangan terpisah untuk menjalani pemeriksaan oleh petugas keamaan.

Pemeriksaan ulang terhadap pesawat pun dilakukan. Sekitar 15 jam kemudian, pesawat dinyatakan aman dari bom ataupun bahan berbahaya lainnya. Pesawat itu pun boleh terbang ke kota tujuan.

Namun, Umi dan Triningsih tetap harus menjalani pemeriksaan. Bahkan, kedua perempuan bersaudara itu sempat dikirim ke penjara wanita di Jeddah.

"Saya di sana berkumpul dengan orang-orang Indonesia. Saya bisa saling curhat satu sama lain," katanya.

"Di dalam penjara saya tidak bermasalah. Makan dan minum terjamin," imbuhnya.

Umi sangat senang ketika petugas menyatakan bahwa dia dan Triningsih tidak bersalah dan dibebaskan.

"Sangat senang sekali. Bahkan, saya langsung sujud syukur saat ada kabar saya dan Bu Tri dinyatakan tidak bersalah dan diperbolehkan pulang," katanya.

Halaman
1234
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved