2 WNI yang Tertahan 40 Hari di Arab Saudi Tiba di Tanah Air, Ini Kisahnya

Umi berinisiatif menemukan Triningsih. Umi meninggalkan kopernya begitu saja demi menemukan saudaranya.

2 WNI yang Tertahan 40 Hari di Arab Saudi Tiba di Tanah Air, Ini Kisahnya
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Berlina Marganita (kiri) mencium tangan sang ibu, Umi Widayani Djasmadi, Kamis (23/2/2017), yang akhirnya diizinkan pulang ke Indonesia setelah 1,5 bulan ditahan di Jeddah karena bercanda soal bom di pesawat. 

"Saya cari-cari ternyata Triningsih sedang duduk di pinggir (dinding) kaca dan melihat-lihat suasana bandara," ungkap Umi.

Umi mengaku, saat itu dia langsung menyeret Triningsih, lalu mengambil koper dan bergegas masuk ke pesawat.

"Untung kami tidak tertinggal pesawat. Saya sempat degdegan khawatir tertinggal pesawat dan kami gagal pulang lagi," katanya.

Umi dan Triningsih adalah dua jemaah umrah asal Jawa Timur yang mengalami masalah di Bandara King Abdul Aziz.

Baca: Raja Saudi Kunjungi Indonesia, 20 Pesawat Angkut Rombongan dan Bawaan

Mereka harus menjalani pemeriksaan berhari-hari karena mengucapkan kata 'bom' ketika menjawab pertanyaan pramugari.

Peristiwa itu terjadi ada 11 Januari 2017 malam. Saat itu, satu rombongan jemaah umrah dari Jawa Timur, telah masuk ke dalam pesawat Royal Brunei Airlines yang akan membawa mereka pulang ke Tanah Air.

Umi, Triningsih, dan dua kerabatnya merupakan bagian dari rombongan yang memulai perjalanan umrah pada 31 Desember 2016.

Saat Triningsih menata tas, seorang pramugari datang dan membantu. Pramugari itu juga menanyakan isi tas Triningsih.

Umi yang berada di sebelah Triningsih, spontan menjawab pertanyaan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved