Teliti Tata Kota, Pemkab Kayong Utara Gandeng 28 Sarjana ITB

Outputnya nanti tersaji gambar detail tentang perencanaan pengembangan kawasan, bahkan dapat menampilkan gambar 3G kepariwisataan

Teliti Tata Kota, Pemkab Kayong Utara Gandeng 28 Sarjana ITB
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZI
Bupati Kayong utara Hildi Hamid 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA – Pemerintah daerah Kayong Utara libatkan 28 mahasiswa pasca Sarjana Intitut Teknologi Bandung (ITB) untuk merampungkan penelitian tata kota dan landscape Kayong Utara untuk pengembangan wisata Kabupaten Kayong Utara.

Penelitian tersebut hasil dari nota kesepahaman (MoU) antara ITB dan Pemkab Kayong Utara, hal bertujuan menyiapkan kajian ilmiah yang dilakukan oleh akademisi guna menyiapkan pengembangan Kayong Utara yang lebih baik terutama untuk pengembangan tata kota pendukung program pariwisata dan pesisir.

Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid mengatakan penelitian tersebut merupakan program yang murni kegiatan ilmiah yang difasilitasi oleh pemerintah daerah dalam pengumpulan data- data pendukung untuk selanjutnya di kelola serta di olah dalam kelompok-kelompok kecil diantara tim dariMahasiswa Magister Sekolah Arsitek Perencanaan danPengembangan kebijakan (SAPPK) ITB.

“Berdasar MoU antara Pemkab Kayong Utara dan ITB itu, Pemerintah kabupaten mendapat mafaat dalam program yang dimiliki oleh ITB dalam penelitian perencanaan yang dilakukan ini, dan program tersebut untuk perencanaan pengembangan tata kota dan pengelolaan kawasan wisata dan pesisir,” kata Hildi Hamid, belum lama ini.

Terdapat beberapa kelompok yang sudah melakukan penelitian di Kayong Utara baik di Kepulauan Karimata yang mencakup beberapa pulau yang memiliki potensi wisata unggulan dan juga beberapa ojek wisata yang ada di Sukadana, Ibu Kota Kayong Utara.

“Outputnya nanti tersaji gambar detail tentang perencanaan pengembangan kawasan, bahkan dapat menampilkan gambar 3G kepariwisataan,” lanjut Hildi Hamid.

Untuk di Sukadana, beberapa lokasi peisir mulai dari Pantai Pasir Mayang Desa Pampang Harapan, Pantai Pulau Datok di Desa Pangkalan Buton, Teluk Cik Kadir, teluk Sukadana Desa Sutera hingga Pantai Tambak Rawang yang berada di Desa Gunung Sembilan akan menjadi objek penelitian Mahasiswa ini.

“Itu akan dirancang mereka, mau diapakan kedepannya, termasuk dipelataran lokasi Sail Selat Karimata sehingga dapat menarik para pengunjung ke Kayong Utara,” imbuhnya.

Didalam penelitian tersebut, Hildi Hamid juga menyampaikan kawasan di Pelataran Sail Selat Karimata di Pantai Pulau Datok akan menjadi kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang didalamnya terdapat fasilitas untuk olah raga ringan, sarana rekreasi dan ruang umum yang memliki beberapa fasilitas untuk pendukungnya.

Sisi lain dari manfaat hasil penelitian tersebut, Hildi Hamid menyebutkan akan menjadi salah satu dokumen pendukung Pemerintah Kabupaten Kayong utara Kekemneterian Kehutanan dan juga data tersebut akan menjadi rujukan balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menjadi kajian perubahan status kawasan Kepulauan Karimata yang saat ini adalah Cagar Alam Laut (CAL).

Dosen Pembimbing Haryo Winarso menambahkan, para mahasiswa tersebut memiliki kemampuan untuk menerapkan disiplin ilmu mereka di Kayong Utara untuk mendesin seperti apa Kayong Utara terutama di wilayah wilayah yang berpotensi menjadi objek wisata.

Dari program yang dilaksanakan oleh tim ITB terdapat beberapa tim yang akan mengaplikasikan penelitian yakni, Penataan dan perancanagn kawasan wisata Pantai Pulau Datok Sukadana, Penataan Perancangan serta pedoman perancangan koridor kawasan pesisir Sukadana, Penataan dan Perencanaan serta pedoman perancangan kawasan ekowisata bahari di kepulauan Karimata, dan Penataan Perencanaankawasan perkampungan wisata di kawasan Penyangga Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) juga untuk Kawasan Pantai Pulau Datok akan terdapat satu tim yang akan meneliti perancangan detil lanndskap pada kawasan eks pelataran Sail Selat Karimatauntuk di jadikan Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik. 

Penulis: Muhammad Fauzi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved