Hiswana Migas Kalbar Apresiasi Penurunan Losses

Kami mengapresiasi upaya TBBM dalam distribusi BBM maupun BBK dari TBBM ke SPBU.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MASKARTINI
Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalbar, Hendra Salam.   

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT Pertamina Pontianak menargetkan tingkat losses dalam proses pasokan BBM zero lesses. Untuk menekan losses, TBBM Pontianak menerapkan metode terintegrasi 7S, yaitu service excellence, safety improvment, security improvment, sudden tera dan sidak mobil tagki, sarfas optimalization, segel awareness, dan sharing knowledge.

Upaya tersebut terbilang sukses, lantaran Pertamina bisa menekan losses dari sebelumnya 1 persen. Peningkatan pelayanan terminal BBM Pertamina Pontianak ini mendapatkan apresiasi dari Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalbar, Hendra Salam.

Mewakili Pengusaha yang tergabung dalam DPC Hiswana Migas Kalbar terutama SPBU yang dilayani oleh Terminal BBM Pertamina Siantan Pontianak, Hiswana Migas DPC Pontianak memberikan presiasi terkait peningkatan pelayanan distribusi Terminal BBM Pertamina Pontianak.

"Kami mengapresiasi upaya TBBM dalam distribusi BBM maupun BBK dari TBBM ke SPBU. Losses pengantaran menurun secara signifikan. Ini berkat kerja keras Management Terminal BBM Pertamina Pontianak dan Elnusa 
Petrofin untuk memperbaiki kinerja para Awak Mobil tangki (AMT) dalam pelayanan Distribusi BBM/BBK 
selama Tahun 2016 yang lalu,"ujar Hendra.

Hendra menambahkan bahwa momentum perbaikan terjadi pasca mogok massal Awak Mobil Tangki AMT pada Bulan Juli 2016 yang lalu. Dimana mulai BAgustus 2016 hingga saat ini losses pengantaran Mobil tangki dari 
Terminal BBM Pontianak ke SPBU jauh berkurang. Meski menginginkan zero losses namun bisa di toleransi jika dikarenakan adanya penguapan.

Ia juga menyatakan apa yang sudah dicapai sampai saat ini di Pontianak harus tetap dipertahankan 
dan dijadikan Standart oleh Pertamina (Persero) di lokasi lain. Bila memang masih terjadi losses besar di 
SPBU, selanjutnya DPC Hiswana Migas Kalbar akan tetap menjalin kerjasama yang baik dengan Management Terminal BBM Pertamina Pontianak.

Secara khsusus, Hiswana Migas Kalbar yang juga melayangkan surat apresiasi kinerja. "Ini luar biasa upaya yang dilakukan TBBM sehingga saat ini losses menurun signifikan. Perhari SPBU bisa 4-5 pasokan, bayangkan jika per pasokan selisihnya mencapai Rp 600 ribu. Kita berharap prestasi ini bisa dipertahankan kedepannya agar kami bisa konsen menjual saja," tandasnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved