Breaking News

IHSG Ditutup Menguat di Level 5358

Sementara di Hong Kong, indeks Hang Seng China Enterprises naik 1,2 persen karena bank dan asuransi rally.....

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mayoritas bursa Asia ditutup mayoritas menguat pada perdagangan hari ini dipimpin indeks Hang Seng yang ditutup naik 0,99 persen.

Branch Manager PT Reliance Sekuritas, Riza Juliandri mengatakan dolar tergelincir terhadap mata uang Asia.

Hal tersebut disebabkan Federal Reserve Bank of Presiden Cleveland Loretta Mester mengatakan para pembuat kebijakan tidak ingin mengejutkan pasar pada tingkat suku bunga seakan menepis agresifitas kebijakan The Fed.

Sementara di Hong Kong, indeks Hang Seng China Enterprises naik 1,2 persen karena bank dan asuransi rally.

"IHSG ditutup menguat diakhir sesi perdagangan 17,69 poin sebesar 0,33 persen dilevel 5358 dengan volume cukup tinggi meskipun selama perdagangan IHSG cenderung bergerak mixed,"ujar Riza.

Disclaimer onndeks sektor pertanian menjadi penekan bursa dengan melemah -1,85 persen.

Sedangkan indeks sektor consumer dan aneka industri menjadi penyeimbang dengan menguat lebih dari 0,5 persen.

Minimnya sentimen dalam negeri membuat investor cenderung berhati-hati meskipun sentimen global cukup positif setelah spekulasi mengenai prospek suku bunga AS yang tidak akan terburu-buru.

Investor asing pun pada hari ini melakukan pembelian bersih 95 Miliar rupiah setelah sejak awal pekan melakukan aksi jual cukup tinggi.

Bursa Eropa mengikuti dengan dibuka menguat. Stoxx Europe 600 Index naik 0,5 persen di London, penguatan untuk hari keempat berturut-turut ke level tertinggi sejak Desember 2015.

Lloyds Banking Group Plc naik 3,6 persen sebagai pemberi pinjaman hipotek berayun ke laba kuartalan dan meningkatkan dividennya.

The Fed merilis pertemuan terbaru nya rabu ini yang akan memberikan investor gambaran bagaimana the Fed melihat kebijakan Trump. Sentimen selanjutnya diantaranya GDP German, Tingkat pengangguran di AS dan Persediaan minyak di AS.

Pergarakan IHSG secara teknikal masih terkonsolidasi pada area support MA25 setelah sempat menyentuh dan mencoba rebound.

Indikator stochastic berpola golden-cross pada support oversold dengan momentum RSI yang cenderung flat pada middle oscillator.

"Sehingga pergerakan IHSG pada perdagangan selanjutnya masih cenderung mixed tertekan dengan range pegerakan 5300-5390. Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya AKRA, BBRI, GJTL, RALS, SMGR, BJTM,"ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved