Penemuan Mayat di Sekadau

BREAKING NEWS: Tim Forensik: Tidak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Korban

Satu di antara tim forensik Polres Sekadau Fajri mengatakan, bahwa korban diduga telah meninggal lebih dari dua hari.

BREAKING NEWS: Tim Forensik: Tidak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Korban
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Mayat yang ditemukan di jalanan kebun sawit sedang dilakukan pemeriksaan di kamar mayat RSUD Sekadau, Selasa (21/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Jenazah korban sudah membusuk dan membengkak saat ditemukan warga.

Jenazah korban juga mengeluarkan bau menyengat saat tim medis RSUD Sekadau dan forensik Polres Sekadau melakukan visum.

Tubuh mayat tersebut tampak sudah membiru. Namun saat ditemukan oleh warga, baju dan celana pendek yang dikenakan masih melekat di tubuhnya.

Satu di antara tim forensik Polres Sekadau, Fajri mengatakan, korban diduga telah meninggal lebih dari dua hari.

"Dari hasil pemeriksaan korban meninggal lebih dari dua hari. Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ujarnya.

Saat ini belum diketahui apa penyebab Abang Neneng (38) meninggal. Ideham ayah tiri korban menuturkan, bahwa korban selama ini tidak memiliki masalah dengan orang lain.

"Saya baru tiga bulan menikah dengan ibunya. Saya juga tidak tahu benar tentang dia, karena dia tinggal dirumah pamannya," katanya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved