Bagi Penyiar Cantik Ini Duka Jadi Pelajaran Berharga

Suka karena pada awalnya saya itu pendengar, kebayangkan gimana yang awalnya cuma dengar lalu terlibat di dalamnya.

Bagi Penyiar Cantik Ini Duka Jadi Pelajaran Berharga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Elisabet Tening 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Listya Sekar Siwi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjadi Program Director dan juga penyiar di Radio Volare, bagi Elisabet Tening tentu telah melewati berbagai suka dan duka.

"Suka karena pada awalnya saya itu pendengar, kebayangkan gimana yang awalnya cuma dengar lalu terlibat di dalamnya. Ketemu orang yang dulunya sering di dengar, lalu belajar ngadepin orang baru dan juga belajat santai rileks," katanya.

Elis mengaku dulunya ia adalah orang yang kaku. Di volare ia belajar untuk lebih sabar, lebih multitasking, dan juga ia mengamu senang bisa jadi orang yang lebih cepat tahu perkembangan.

Baca: Sebarkan Pengaruh Positif Lewat Radio

"Dukanya kalau lagi susah bagi waktu karena bentrok, agak pusing baginya. Kadang juga masih susah nahan sabar, kerja tidak boleh out of control. Penyiar kita banyak ada 20an jadi banyak yang cocokkan. Dibanding duka sayang lebih suka ini sebagai bahan belajar," ungkapnya.

Penulis: Listya Sekar Siwi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved