Calvin, Pelukis Cilik Raih Medali Emas Rekor Indonesia

Sejak saat itu keluarga selalu dukung belikan cat dan perlengkapannya dari pada hanya untuk upgrade game

Penulis: Listya Sekar Siwi | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/LISTYA SEKAR SIWI
Calvin bersama lukisannya saat ditemui di rumahnya Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya. Pada pertengahan tahun ini, Calvin akan menggelar pameran tunggal yang dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Listya Sekar Siwi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Belum genap 7 tahun tetapi bocah yang bernama Calvin Clain (6) ini telah punya segudang prestasi yang membanggakan. Yang terbaru, ia meraih medali emas Rekor Indonesia, sekaligus menjadi tamu undangan bintang cilik seniman cilik Kalbar beberapa waktu lalu dalam bidang seni lukis. Pertengahan tahun ini ia akan menggelar pameran tunggal di Jakarta yang di buka oleh Presiden RI Joko Widodo.

Calvin sama seperti anak kecil sebayanya yang gemar bermain, ditemui di rumahnya yang berlokasi di jalan Sungai Raya Dalam terlihat aktivitas Calvin seperti melukis dan bernyanyi diiringi keyboard yang dimilikinya. Di dalam rumah ada banyak lukisan-lukisan hasil karyanya.

Bibi Calvin, Erva (26) menuturkan bakat yang dimiliki oleh Calvin sudah terlihat sejak ia menginjak usia 2 tahun. Pada waktu itu, Calvin menggambar coretan abstrak yang dinilai Erva punya makna. Berangkat dari sanalah kemudian Erva yakin, keponakannya ini punya bakat di dunia seni.

 “Sejak saat itu keluarga selalu dukung belikan cat dan perlengkapannya dari pada hanya untuk upgrade game. Sampai sekarang Calvin fokus di melukis dengan tambahan lainnya seperti keyboard, biola, vocal, puisi, piano, drum, dan juga di rumah matematika & Sains untuk science, math dan english,” terangnya.

Meski kini memiliki banyak kegiatan tetapi Calvin masih menjalani kegiatannya dengan enjoy. Berkat sang bibi yang mengasuhnya sejak bayi terhitung sudah puluhan penghargaan yang ia Calvin terima tak hanya di bidang seni lukis tetapi juga seni musik bahkan di bidang akademik.

“Dia mendapat rekornya pelukis tercepat dari Rekor Indonesia. Dia memang kalau melukis itu cepat sekali, di rumah dia ngerjakan konsep lukisannya tidak sampai lima menit,” jelasnya.

Ia mengatakan ia dan keluarga menempatkan prestasi diatas rangking dan ketakwaan di atas prestasi. Dengan pemahaman itu, ia berharap Calvin bisa cerdas dan pintar, selain itu juga seimbang antara seni dan akademik. Ia bangga dengan pencapaian yang sudah didapatkan oleh siswa kelas 1 sekolah dasar itu.

“Semua jadwalnya sudah kita aturkan, mulai dari makan hingga semua lesnya. Keluarga juga bimbing melukis, menggambar, catur, dance, dan juga robotik,” ungkapnya.

Meski memiliki banyak kegiatan, tapi menurut Erva, Calvin sama sekali tidak merasa risih apalagi sampai keberatan karena sudah terbiasa dan terlatih sejak dulu. Cara belajar yang asik diakui Erva menjadi caranya mendidik Calvin, apalagi sejak bayi Calvin sudah ia asuh. Uniknya jika merasa jenuh, Calvin kemudian akan menuangkannya kedalam gambar.

“Dalam tasnya kami bekalkan alat gambar seperti crayon, origami, buku gambar. 10 lembar buku bergambar hanya beberapa hari saja sudah habis. Kemudian dikumpulkan disimpan sejak awal belajar gambar,” ceritanya.

Kini Calvin juga sedang mempersiapkan diri untuk pameran yang akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo. Berbagai hasil karya juga sudah dipersiapkan. Di usia mudanya, Calvin telah ditanamkan rasa berani dengan menumbuhkan sikap rasa persaingan. Erva mengatakan jika telah ada rasa persaingan yang muncul sendirinya, Calvin akan semakin terpacu untuk menjadi lebih baik lagi.

Ketika ditanya mengenai cita-cita, Calvin mengaku ingin menjadi ilmuan. Untuk itu ia akan terus banyak belajar agar cita-citanya bisa tercapai, beruntung ia tak mengalmai kesulitan dalam hal pelajaran.

“Kalau besar mau jadi ilmuan dan terus gambar pemandangan alam,” tukas siswa kelas 1 SD IMMANUEL IBC  ini. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved