IHSG Ditutup Melemah Diilevel 5377
Nilai mata uang Yen terhadap USD melonjak cukup tinggi seiring dengan naiknya Treasuries untuk pertama kalinya dalam seminggu.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rizky Zulham
PONTIANAK, TRIBUN - Branch Manager PT Reliance Securitas, Riza Juliandri merilis Bursa Asia ditutup bervariasi dengan pelemahan dialami Indeks saham Jepang dan Penguatan dipimpin oleh indeks saham di Tiongkok.
Nilai mata uang Yen terhadap USD melonjak cukup tinggi seiring dengan naiknya Treasuries untuk pertama kalinya dalam seminggu menjadi faktor tekanan ekuitas di Jepang.
Sedangkan imbas positif dari pelemahan USD dirasakan Hong Kong Hang Seng yang naik 0,5 persen ke level tertinggi sejak Agustus 2015. Indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,2 persen, mencapai tertinggi sejak November tahun 2015 dengan bank memimpin jalan.
IHSG bergerak cenderung tertekan dengan ditutup melemah 2,67 poin sebesar 0,05 persen dilevel 5377 dengan volume cukup tinggi. Indeks sektor pertanian menjadi penekan dengan melemah hampir 1 persen pada perdagangan hari ini.
Baca: IHSG Ditutp Dilevel 5361
Meskipun data neraca perdagangan rilis cukup baik dimana tingkat surplus bertambah di bulan Januari sebesar 340 juta dollar yakni 1,39 miliar dolar dari 1,05 miliar dolar dengan komposisi tingkat eksport naik 27,71 persen dari 16,05 diperiode sebelumnya.
Sentimen positif dari neraca perdagangan tersebut tidak mampu membuat IHSG terangkat hingga investor asing pun kembali melakukan aksi jual bersih sebesar Rp 375,42 miliar.
Stoxx Europe 600 Index turun kurang dari 0,1 persen pada pembukaan sesi pertama di London, setelah naik selama tujuh hari berturut-turut. Mayoritas bursa Eropa pun terpukul diawal sesi perdagangan dengan melemah mendekati 0,5 persen setelah menguatan beruntun terpanjang dalam 18 bulan terakhir.
Ekuitas global telah melonjak sejak pemilihan Donald Trump yang telah didorong oleh optimisme pertumbuhan ekonomi AS yang lebih kuat. Minyak naik tertahan 0,1 persen, diperdagangkan mendekati 53 dolar per barel setelah laporan pemerintah menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik ke level tertinggi.
Secara teknikal IHSG bergerak bearish pasca menguji support MA7 dan tertekan hingga mencoba pengujian support MA25 di level 5324. Indikator stochastic terkonsolidasi negatif pada middle oscillator dan RSI yang bergerakan negetif setelah break out semua support MA momentum.
"Sehingga diperkirakan IHSG masih akan cenderung bergerak melemah dengan range pegerakan 5324-5400. Saham-saham yang masih layak mendapat perhatian diantaranya ITMG, PGAS, KAEF, KLBI, PWON,"ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pergerakan-indeks-harga-saham-gabungan-ihsg_20170216_185529.jpg)