Sanggar Borneo Tarigas Beri Warna Bagi Perkembangan Seni Tari di Kalbar
Kita pernah diundang tampil di Thailand. Disana kita diberi jatah tiga hari, dengan tiga panggung. Bebas menampilkan apa saja
Penulis: Nasaruddin | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Sebelas tahun kehadirannya, Sanggar Borneo Tarigas memberi warna bagi perkembangan adat dan budaya, khususnya seni tari di Kalimantan Barat. Melalui penampilannya, Sanggar Borneo Tarigas membawa Kalbar mendunia.
Gabriel Armando, pendiri Sanggar Borneo Tarigas mengatakan, hingga saat ini, mereka sudah tampil di berbagai tempat. Di antaranya Thailand, Malaysia dan Brunei.
"Kita pernah diundang tampil di Thailand. Disana kita diberi jatah tiga hari, dengan tiga panggung. Bebas menampilkan apa saja," katanya.
Saat itu, dirinya memilih menampilkan tari Dayak dan juga tari tiga etnis. Penampilan penari Sanggar Borneo Tarigas, mengundang decak kagum mereka yang menyaksikan.
Saat di Malaka, Malaysia, mereka hadir dalam Festival Songket negara tetangga itu. Penari Sanggar Borneo Tarigas mendapat kesempatan tampil berkolaborasi dengan penari tuan rumah. Selain itu, mereka juga tampil dengan penari lengkap.
"Saat kolaborasi dengan penari sana, kita bawakan tarian Dendang Sayang. Khusus penampilan kita, Tari Tenun," katanya.
Di dalam negeri, anak-anak Sanggar Borneo Tarigas sudah tampil di hadapan penonton di Jambi. Mereka juga sudah "mentas" di Surabaya dan Riau, dengan menampilkan tari berbeda.
"Tari yang kita tampilkan tak sekedar mengajar cerita dari tari itu. Tapi juga menghibur penonton, katanya.
Di Kalbar sendiri, Sanggar Borneo Tarigas sudah termasyhur. Mereka sering kali menjadi bintang tamu di event-event besar. Bahkan mereka sering tampil di Kabupaten Landak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/satu-di-antara-adegan_20170211_155315.jpg)