Breaking News:

Taufan: Pasar Modal Alternatif Investasi Menguntungkan

Selain itu ada obligasi yang keuntunganya berupa kupon bunga dan capital gain.

Penulis: Maskartini | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MASKARTINI
Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalbar, Taufan Febiola¬† 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Satu di antara industri jasa keuangan yang masih belum familiar bagi masyarakat adalah pasar modal. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pun melalui berbagai program kampanye baik berskala nasional maupun lokal terus menggaet investor lokal di pasar modal. 

Sayangnya peran pasar modal sebagai wahana investasi masih belum banyak diketahui masyarakat. Di Kota Pontianak sendiri pasar modal kembali naik daun beberapa tahun terakhir. 

Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalbar, Taufan Febiola mengatakan pihaknya terus memperkenalkan pasar modal sebagai alternatif investasi lantaran imbal hasil yang menguntungkan dan pastinya aman.

Pilihan investasi di bursa efek pun dijelaskan Taufan beragam, antara lain saham (bukti kepemilikan di suatu perusahaan) dengan keuntungannya deviden dan capital gain. Selain itu ada obligasi yang keuntunganya berupa kupon bunga dan capital gain.

Kemudian selain itu, masyarakat dengan dana terbatas mulai dari Rp 100 ribu bisa memilih reksadana. Reksadana kata Taufan terbagi lagi ada reksadana saham, pendapatan tetap dan campuran. 

Tak kalah penting, dengan berinvestasi di pasar modal, masyarakat ia katakan menjadi bagian dalam mensukseskan pembangunan yang direncanakan negara dan menjadi investor dan memiliki saham terkemuka.

Taufan menjamin investasi masyarakat di pasar modal 100 persen aman karena legal dan dilindungi Otoritas Jasa Keuangan. "Himbauannya sebaiknya masyarakat berinvestasi pada produk produk yang diawasi oleh OJK. Seperti di pasar modal yang pastinya aman, terjangkau, diawasi OJK, dan jangka panjang sangat memgguntungkan,"ujarnya.

Selain menjawab kebutuhan investor, pasar modal ia akui juga berpotensi menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan produk investasi lainnya. Apalagi saat ini modal awal investasi di pasar modal sudah semakin dapat dijangkau mulai dari Rp 100 ribu.

Diakui Taufan kesadaran masyarakat terhadap investasi di pasar modal Indonesia masih rendah. Padahal dalam beberapa tahun terakhir kata Taufan rata-rata imbal hasil investasi di pasar modal jauh lebih tinggi dibandingkan produk investasi lain.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved