Status Akreditas Madya jadi Beban Baru Puskesmas Mulia Baru Ketapang

Jadi beban tentu pertama dalam rangka mempertahankannya, jangan sampai nanti status Puskesmas Mulia Baru turun

Penulis: Subandi | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Kepala Puskesmas Mulia Baru, Ismail saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Jumat (10/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Terhadap status Akreditas Madya yang diberikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) pada awal 2017 lalu. Kepala Puskemas Mulia Baru Ketapang, Ismail mengatakan hal itu tentu jadi beban dan juga motivasi bagi pihaknya.

“Jadi beban tentu pertama dalam rangka mempertahankannya, jangan sampai nanti status Puskesmas Mulia Baru turun. Kemudian kita dituntut akan meningkatkan status ke atasnya,” katanya kepada wartawan di Ketapang, Jumat (10/2/2017).

Ia menjelaskan status untuk puskesmas yakni mulai akreditasi Dasar, Madya, Utama hingga Paripurna. Sehingga setelah mendapatkan Akreditas Madya tentu pihaknya harus berusaha mendapatkan status Adreditas Utama hingga Paripurna.

“Jadi status Akreditasi Madya ini juga tentu menjadi motivasi kita. Bahwa selama ini kita sudah bekerja hasilnya pada penilaian itu. Sehingga kedepan tentu akan terus mengembangkan diri agar semakin baik dan mendapat penilaian lebih bagus,” ucapnya.

Baca: BMKG Temukan Satu Titik Hotspot di Ketapang

Terlebih menurutnya setelah mendapat status Akreditas Madya ini Puskesmas Mulia Baru akan secara rutin dievaluasi. Selama tiga tahun kedepan akan dievaluasi apakah statusnya masih tetap, turun atau lebih meningkat.

“Kalau harapan kita tentu agar semakin meningkat hingga mendapatkan status Akreditas Paripurna tersebut. Jadi sekali lagi ini jadi beban dan motivasi kita juga,” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved