Tingkatkan Daya Saing Pariwisata, Ini Kata Peneliti Untan
Apalagi turis yang datang semakin berusia muda. Mereka sangat erat hubungannya dengan internet yaitu generasi internet.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Magister Managemen Fakultas Ekonomi Bisnis, Untan Pontianak, Barkah mengatakan untuk peningkatan daya saing pariwisata kota Pontianak diperlukan kesiapa ICY e-tourism. Promosi efektif baru ini diakui Barkah lebih trend menggunakan medsos.
"Apalagi turis yang datang semakin berusia muda. Mereka sangat erat hubungannya dengan internet yaitu generasi internet. Dengan internet segala informasi yang dicari ada, istilahnya mereka ini generasi z. Ke depan immereka pasar potensial, jadi teknologi informasi ini penting kita gunakan untuk promosi,"ujar Barkah.
Permasalahan lain yang dihadapi Kota Pontianak lainnya belum adanya city branding yang kuat. Seperti Solo dan Jogja, city branding berdampak kepada strategi kota tersebut. "City branding Solo misalnya the spirit of java, Jogja, jogja never ending asia, Magelang, kota sejuta bunga, Kota Pontianak apa?,"ujar Barkah.
Regulasi juga membuat wisata menjadi mahal dibanding negara tetangga. Dari sisi hotel dan restoran, kesehatan dan higienitas makanan atau jajanan juga perlu dijaga. Yang lebih penting, adanya ketersediaan informasi tentang makanan, ketersediaan informasi tentang makanan halal, harus diawasi sehingga orang itu tidak ragu untuk makan makanan di pinggir jalan.
Upaya menaikkan daya saing pariwisata bisa melalui smart e-tourims misalnya kata Barkah ketersediaan online booking. "Memang masih belum gencar dan diperlukan promosi. Kalau diketahui banyak orang akan diminati. Karena ini akan memberikan rasa aman,"ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/focus-group-discussion-bank-indonesia_20170207_201710.jpg)