Advetorial

Bappeda Pontianak Sosialisasi Pemberian Subsidi Listrik Tepat Sasaran

Alhamdulillah, seluruh Lurah yang ada di kota Pontianak yang berjumlah 29 Kelurahan berkenan hadir dalam kegiatan ini.

Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bappeda Kota Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi kebijakan Pemerintah terkait pemberian subsidi listrik tepat sasaran, Senin (6/2/2017). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bappeda Kota Pontianak menggelar kegiatan sosialisasi kebijakan Pemerintah terkait pemberian subsidi listrik tepat sasaran, Senin (6/2/2017).

Acara yang dilaksanakan di aula pertemuan kantor Bappeda jalan Zainuddin Pontianak itu dibuka oleh Kepala Bidang Pembangunan Sektoral Bapeda Pontianak, Usmulyono.

Menurut Usmulyono, kegiatan sosialisasi penerapan subsidi tepat sasaran ini mengundang seluruh Kecamatan dan Kelurahan yang ada di Kota Pontianak.

"Alhamdulillah, seluruh Lurah yang ada di kota Pontianak yang berjumlah 29 Kelurahan berkenan hadir dalam kegiatan ini. Kami berharap materi sosialisasi dapat dipahami oleh peserta terutama yang terkait mekanisme dan aplikasi pengaduan, sehingga akan dapat dengan mudah melayani masyarakat yang ingin mengadu", jelas Usmulyono.

Baca: Terkait Penganiyaan Lurah, Berikut Penjelasan Kapolresta Pontianak

Lebih lanjut dijelaskannya, kebijakan pemberian subsidi tepat sasaran ini tentunya akan berdampak pada banyaknya keluhan masyarakat yang belum memahami tentang subsidi listrik yang memang harus diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memerlukannya.

Dikatakannya pula, kebijakan ini efektif berlaku per 1 Januari 2017. Untuk pelanggan PLN dengan tarif R1/450 VA seluruhnya tetap mendapatkan subsidi sementara untuk tarif R1/900 VA akan ada 2 jenis tarif, yakni R1/900 VA bersubsidi dan R1M (Rumah Tangga Mampu) 900 VA yang tidak bersubsidi.

Perubahan/kenaikan pembayaran pada rekening listrik pelanggan pasca bayar dan pelanggan pra bayar dilaksanakan selama 3 tahap, dimulai pada bulan Januari, lalu dilanjutkan pada bulan Maret dan terakhir pada bulan Mei 2017, sehingga pelanggan R1M seluruhnya membayar pemakaian listrik dengan harga keekonomian.

"Seluruh peserta terlihat antusias mendengarkan materi sosialisasi yang disampaikan cukup menarik dan komunikatif oleh Humas PLN, hingga tak terasa waktu berlalu. Banyak pula yang curhat terkait mutu layanan yang diberikan PLN namun semua dijawab dengan baik dan memuaskan sambil sesekali diselingi dengan canda hingga membuat peserta tertawa. Terima kasi saya ucapkan kepada PLN Area Pontianak yang telah membantu suksesnya acara ini", ungkap Usmulyono.

Sementara itu menurut Manajer PLN Area Pontianak, Hitler SP. Togatorop, PLN Area Pontianak memiliki 109.981 pelanggan R1/900 VA yang terdiri dari pelanggan pra bayar dan pasca bayar. Pelanggan tersebut tersebar di beberapa Kabupaten dan kota diwilayah kerja PLN

Area Pontianak, yakni kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Mempawah dan Landak. Sementara berdasarkan pemadanan data masyarakat miskin dari TNP2K yang mendapatkan subsidi hanya 6066 pelanggan.

"Hanya ada 6 persen pelanggan tarif R1/900 VA yang ada di Area Pontianak yang berhak mendapatkan Subsidi, selebihnya akan mengikuti tarif keekonomian yang telah ditetapkan oleh Pemerintah", jelas Hitler.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga dilaksanakan workshop aplikasi pengaduan kepada Petugas Admin yang terdapat di kantor Kelurahan dan Kecamatan. Total peserta yang hadir berjumlah 80 orang yang terdiri dari 29 Lurah sekota Pontianak dan 51 orang Admin.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved